Notification

×

Iklan

Iklan

Suasana Haru, Pemakaman Korban Pengeroyokan di Campaka Purwakarta

Minggu, 05 April 2026 | 21:06 WIB Last Updated 2026-04-05T14:06:49Z
Pemakaman Korban Pengeroyokan di Campaka

Purwakarta.Internationalmedia.id.– Isak tangis menyelimuti prosesi pemakaman Dadang (58), pemangku hajat yang tewas tragis akibat dugaan pemalakan oleh sekelompok orang mabuk. Jenazah almarhum akhirnya diantarkan ke peristirahatan terakhirnya di Kampung Cijeler, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Minggu (5/4/2026) sore.

Setelah melalui proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung, jenazah tiba di rumah duka dengan pengawalan dari Satreskrim Polres Purwakarta.
 
Suasana duka begitu terasa saat istri dan anak-anak korban tak mampu membendung air mata. Bahkan, salah satu anak almarhum nyaris pingsan saat jenazah diturunkan ke liang lahat.

Prosesi pemakaman diawali dengan salat jenazah di masjid setempat yang diikuti oleh puluhan warga serta jajaran aparat kepolisian sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Hadir di tengah-tengah keluarga korban, Kapolsek Campaka, AKP Firman Budiarto, menyampaikan rasa duka mendalam mewakili jajaran Polres Purwakarta. Kehadirannya menjadi simbol dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Terkait proses hukum, AKP Firman menegaskan bahwa pihak Polsek terus berkoordinasi dengan satuan tingkat atas.
“Kami hadir untuk memberikan belasungkawa. Mengenai perkembangan penanganan kasus dan hasil autopsi, sepenuhnya ditangani oleh Satreskrim Polres Purwakarta. Kami di kewilayahan fokus membantu kelancaran proses pemakaman dan pengamanan,” ujar AKP Firman.

Di sisi lain, Asep Rabani, perwakilan dari keluarga almarhum, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pihak kepolisian dalam menangani situasi sejak malam kejadian hingga pemulasaran jenazah.

Meski terpukul, pihak keluarga memilih untuk tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwajib.
"Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Harapan besar kami, para pelaku lainnya segera tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tutur Asep dengan nada lirih.

Hingga berita ini diturunkan, polisi telah berhasil mengamankan satu orang pelaku yang menyerahkan diri berinisial KR (34). Sementara itu, tim buser Satreskrim Polres Purwakarta masih dikabarkan melakukan pengejaran intensif terhadap sembilan orang terduga pelaku lainnya yang melarikan diri.

Warga sekitar berharap kejadian kelam yang berawal dari aksi pemalakan di lokasi hiburan ini menjadi yang terakhir, dan menuntut adanya tindakan tegas terhadap peredaran minuman keras di wilayah tersebut. (Ir)

×
Berita Terbaru Update