Jakarta.Internationalmedia.id.-KAI Commuter mencatat peningkatan signifikan pada pergerakan pengguna Commuter Line yang melakukan mudik lokal di wilayah aglomerasi selama masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026.
Salah satunya layanan Commuter Line Rangkasbitung atau yang lebih dikenal green line. Layanan ini menghubungkan Kota Jakarta dengan wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak yang menjadi tujuan para pemudik lokal.
Sepanjang hari libur di masa Angleb (11-18 Maret 2026), green line atau lintas Rangkasbitung mencatatkan peningkatan penggunanya yang melakukan mudik lokal dibanding hari libur biasa. Tercatat rata-rata sebanyak 247.683 pengguna Commuter Line Rangkasbitung pada hari libur di masa Angleb ini, angka tersebut meningkat 29,2 persen jika dibanding hari libur biasa.
Terpantau titik yang mengalami lonjakan volume penumpang paling tinggi adalah Stasiun Rangkasbitung, yang menjadi gerbang utama mobilitas masyarakat menuju wilayah Kabupaten Lebak dan sekitarnya serta yang akan melanjutkan perjalanannya dengan Commuter Line Merak untuk menuju Pelabuhan Merak.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangannya petang ini, menyampaikan bahwa Stasiun Rangkasbitung memiliki peran strategis sebagai stasiun transit dan stasiun tujuan akhir di lintas barat Jabodetabek.
"Peningkatan ini didominasi oleh pemudik lokal dari wilayah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya yang hendak bersilaturahmi ke wilayah Banten atau melanjutkan perjalanan menggunakan Commuter Line Merak," jelas Karina.
Berdasarkan pantauan data KAI Commuter, Stasiun Rangkasbitung mencatatkan volume pengguna turun (kedatangan) pada awal cuti bersama yaitu 18 Maret 2026 mencapai 27.053 orang per hari. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 60 persen dibandingkan rata-rata volume pengguna pada hari libur biasa sepanjang Maret 2026 ini.
Karina menambahkan bahwa untuk peningkatan pengguna Commuter Line Merak yang naik di Stasiun Rangkasbitung pada awal cuti bersama masa Angleb 2026 tercatat sebanyak 6.439 orang. “Tercatat peningkatan 17 persen untuk pengguna Commuter Line Merak di Stasiun Rangkasbitung pada awal cuti bersama jika dibanding hari libur biasa,” tambah Karina.
Untuk antisipasi layanan pemudik lokal ini, KAI Commuter telah memastikan kesiapan sarana dan prasarana layanan di Stasiun Rangkasbitung. Untuk menjaga kelancaran alur keluar-masuk penumpang, KAI Commuter menyiagakan petugas pengamanan tambahan serta mengoptimalkan fungsi gate elektronik dan penambahan fasilitas pengguna.
"Kami memastikan fasilitas layanan dan alur perpindahan antar-kereta berjalan aman guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik lokal," tambah Karina.
Selain itu, Stasiun Maja yang juga berlokasi di Kabupaten Lebak juga tercatat sebagai stasiun tujuan para pemudik lokal. Pada awal cuti bersama periode Angleb ini, tercatat sebanyak 5.462 orang. Angka ini juga meningkat 17 persen jika dibanding hari libur biasa di periode Maret 2026.
Hal yang sama juga terpantau di Stasiun Parung Panjang yang berlokasi di kawasan Kabupaten Bogor. Pada awal cuti bersama periode Angleb ini, tercatat sebanyak 13.409 orang. Angka ini juga meningkat 5 persen jika dibanding hari libur biasa di periode Maret 2026.
Peningkatan Juga Terpantau di Stasiun Cikarang Sebagai Penghubung Pemudik Lokal Ke Kawasan Kabupaten Karawang dan Sekitarnya
Sementara itu, untuk Stasiun Cikarang yang juga terintegrasi dengan layanan Commuter Line Walahar tujuan ke wilayah sekitar Kabupaten Karawang juga terpantau mengalami peningkatan pada awal cuti bersama kemarin. Tercatat sebanyak 22.871 orang pada 18 Maret 2026 kemarin pengguna Commuter Line yang turun di Stasiun Cikarang atau meningkat 2 persen jika dibanding hari libur biasa.
Sedangkan untuk pengguna Commuter Line Walahar/Jatiluhur yang akan menuju kawasan di Kabupaten Karawang dan sekitarnya pada Rabu (18/3) sebanyak 6.949 orang atau meningkat 12 persen jika dibanding hari libur biasa selama periode Maret 2026 ini.
Untuk layanan Commuter Line Bandara Soetta, peningkatan terpantau pada sore hingga malam menjelang cuti bersama yaitu Selasa, (17/3) dengan menembus angka 10.465 orang. Angka ini meningkat 14 persen jika dibanding dengan malam sebelum akhir pekan atau libur biasa.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama saat terjadi kepadatan di area peron dan pintu keluar. “Mengingat banyaknya pemudik yang membawa keluarga, orang tua dan anak-anak diminta untuk selalu dalam pengawasan pendamping saat di area stasiun maupun di dalam kereta,” tutup Karina.(rel)
