Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD Jabar Dukung Perkebunan Mangga Sedong, Dikembangkan Destinasi Agrowisata Pertanian

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:58 WIB Last Updated 2026-01-24T08:58:21Z

Cirebon.Internationalmedia.id.-Anggota DPRD Jawa Barat, Drs. H. Daddy Rohanady mwndukung sepenuhnya Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon sebagai Destinasi Agrowisata Pertanian Terpadu berbasis keindahan alam dan kekayaan hasil bumi. 

Panorama Setu Sedong, hamparan perkebunan mangga, serta beragam produk hortikultura menjadi daya tarik utama yang dinilai layak dikembangkan sebagai ikon wisata daerah.

Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, juga menyimpan potensi besar kata Daddy yangf mendorong Kecamatan ini menjadi kawasan agrowisata unggulan di wilayah Selatan Kabupaten Cirebon.

“Potensi keindahan alam dan hasil pertanian Sedong sangat luar biasa. Setu Sedong dapat menjadi ikon wisata alam, sementara perkebunan mangga dan hasil hortikultura lainnya bisa dikemas sebagai wisata edukasi dan kuliner,” ujarnya dalam pertemuan bersama warga dan pemuda Sedong, Minggu (18/1/2026).

Kecamatan Sedong selama ini dikenal sebagai sentra mangga unggulan, seperti mangga gedong gincu, harumanis, kidang, dan dermayu. Selain itu, wilayah ini juga menghasilkan pisang dan pepaya dalam jumlah besar. 

Produk pertanian tersebut kini tidak hanya dipasarkan dalam bentuk buah segar, tetapi juga diolah menjadi aneka produk kreatif seperti manisan, keripik, hingga kuliner khas berbasis buah lokal.

Menurut Daddy, dalam suatu pembicaraan belum lama ini di Bandung menyatakan pengembangan agrowisata di Sedong perlu didukung secara serius melalui kolaborasi lintas sektor. 

Ia menekankan pentingnya peran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD Jabar, dan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menyediakan fasilitas penunjang wisata, seperti infrastruktur jalan, aksesibilitas, serta jaringan irigasi untuk memperkuat sektor pertanian dan pariwisata.

Pengembangan potensi daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pengusaha, akademisi, masyarakat, terutama pemuda, katanya.

Ia juga menegaskan bahwa konsep wisata yang dikembangkan harus berlandaskan kearifan lokal, sehingga karakter Sedong tetap terjaga dan memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lain.

Upaya promosi potensi wisata Sedong juga telah dilakukan oleh para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kecamatan Sedong melalui media sosial. Konten-konten yang menampilkan keindahan alam, pertanian, dan aktivitas masyarakat ternyata mendapat respons positif dari warganet.(Ter)

×
Berita Terbaru Update