Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Jabar Bilang Butuh Nasihat ICMI untuk Buat Keputusan

Senin, 06 Desember 2021 | 17:27 WIB Last Updated 2021-12-06T10:27:58Z
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri penutupan Muktamar VII dan Milad ICMI ke-31 Tahun 2021 di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Senin (6/12/2021). (Foto: Rizal FS/Biro Adpim Jabar)

Bandung.Internationalmedia.id.-Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengajak Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) untuk sama-sama membangun Indonesia. Salah satunya dengan memberikan nasihat-nasihat kepada Pemerintah Pusat maupun Pemda Provinsi Jabar.

Menurut Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil, masukan dan nasihat dari ICMI sangat penting. Apalagi saat ini, Indonesia sedang berada di persimpangan jalan yang diakibatkan oleh dua disrupsi, yakni COVID-19 dan industri 4.0. 

"Dan saya menyampaikan, kita, bangsa ini, sedang di persimpangan jalan oleh COVID, oleh disrupsi macam-macam. Butuh nasihat dari orang-orang alim, orang-orang yang punya ilmu," kata Kang Emil saat menghadiri penutupan Muktamar VII dan Milad ICMI ke-31 Tahun 2021 di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Senin (6/12/2021).

Disrupsi COVID-19, contohnya, dibutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk ICMI, agar pemerintah bisa mengambil keputusan yang baik. Karena menurutnya, sejak saat ini harus sudah dipikirkan mengenai arah kebijakan pasca-COVID-19 agar ekonomi bisa bangkit.  

"Bagaimana arah negara di pusat, di daerah, ini bisa dibantu oleh nasihat-nasihatnya, sehingga kami bisa mengambil keputusan yang maslahat dan terbaik untuk masyarakat," ucap Kang Emil. 

Dalam acara tersebut, Kang Emil juga mengucapkan selamat kepada Rektor IPB University Profesor Arif Satria yang terpilih sebagai Ketua ICMI periode 2021-2026. Arif Satria menggantikan ketua sebelumnya yakni Jimly Asshiddiqie 

"Saya sangat bahagia, muktamar ICMI berjalan dengan lancar di Bandung Jawa Barat. Lebih bahagia lagi, sahabat saya Profesor Arif Satria, terpilih sebagai Ketua Umum ICMI," kata Kang Emil.(Ter)

×
Berita Terbaru Update