-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Stop ! Anggar Jawa Barat Tidak Menerima Uji Tanding

Selasa, 13 Juli 2021 | 7/13/2021 WIB Last Updated 2021-07-13T09:32:53Z

Tim Anggar Pelatda Jawa Barat PON 2021

Bandung.Internationalmedia.id.- Pelatih Kepala Cabang Anggar Pelatda Jawa Barat,Christin Timisela menyatakan, pihaknya menolak permintaan lawan tanding dari berbagai daerah.

 

Mereka telah menolak permintaan uji tanding dari Tim Pelatda Anggar DKI, Jawa Timur, Sumatra Selatan dan Nanggroe Aceh Darussalam(NAD).

 

Bukannya tidak membutuhkan lawan tanding, tapi situasi kondisi dan situasi pandemic Cocid-19 saat ini. Kita juga ingin melindungi atlet kita dari pandemi, kata Christin ketika ditemui di Gedung Anggar Sasakawa Jl Pajajaran Bandung. (13/7/2021).

 

Hal ini juga didukung Satlak Pelatda Jabar, yang meminta agar tidak menerima permintaan uji tanding dari daerah. Kebetulan, fisik atlet atlet Jabar sedang bagus bagusnya. Jangan sampai terganggu kesehatannya, apalagi situasi covid, tegas Christin Timisela, mantan atlet Anggar Sea Games ini.

 

Diakui untuk mendapat lawan tanding berkualitas itu sulit pada masa covid, solusinya Anggar Pelatda Jawa Barat kini menggelar simulai pertandingan PON, namun tidak dengan daerah luar provinsi, hanya antar atlet saja. Simulasi itu juga alternatif dan solusi Anggar yang belum bisa berlatih di Korea Selatan.

 

Dikatakan, setiap Selasa  selama Juli 2022, Anggar gelar simulasi PON, lengkap seperti aslinya pertandingan, lengkap dengan instrumen pendukungnya.

 

Pertandingannya memang tidak melawan atlet luar daerah tetapi full hanya melawan sesama atlet pelatda, namun dalam pertandingannya all out dan serius. Yaitu saling memenangi dan mengalahkan. Sangat bagus dan hasilnya lumayan.

 

Dalam simulasi juga dipraktikan suasana dan situasi seperti halnya PON. Dari pagi hingga malam atlet harus mampu beradaptasi dengan kondisi riil PON. Makanya dibiasakan dalam simulasi.

 

Dengan sulitnya latih tanding, rumus tim pelatda Anggar Jawa Barat sudah memasuki peningkatan intensitas latihan. Contohnya setiap hari Kamis Anggar menjalankan latihan dari pagi hingga malam.

 

Ini juga untuk membiasakan atlet terhadap kondisi dalam pertandingan semestinya di PON,  agar siap, disiplin, terbiasa dan tidak terkejut. Kan kalau pertandingan dari pagi sampai tuntas malam, kita harus siap divenue.

 

Dalam posisi 80 persen dari progres pemusatan latihan daerah Cabor Anggar, menurut Christin Timisela, masuk masa pra pertandingan selain simulasi juga mem-push  17 atlet untuk peningkatan teknik hingga PON 2021 sasaran merealisasikan minimal 2 emas dari 4 emas yang diproyeksikan oleh Koni Jawa Barat pada PON Papua.

 

Bersamaan dengan program peningkatan teknik, harapannya peningkatan kualitas nutrisi dan menu lebih bervariasi, untuk memelihara kemampuan fisik atlet Anggar Jawa Barat. (PH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update