Notification

×

Iklan

Iklan

Berbekal Juara Liga Nasional Aeromodeling, M Andri Abirezky Targetkan Emas di PON Papua

Rabu, 28 Juli 2021 | 17:12 WIB Last Updated 2021-07-28T10:12:11Z

M Andri Abirezky pegang pesawat, bersama Sorioloan Rangkuti sebagai Caller atau mekanik, tim pelatda Aeromodeling Jawa Barat PON XX-2021 Papua

Bandung.Internationalmedia.id.-Modal besar atlet menjadi juara umum pada Liga Aeromodeling Nasional  Indonesia 2019 sangat berarti untuk memotivasi dan kepercayaan diri atlet pada event.

 

M Andi Abirezky,(21), atlet aeromodeling kelahiran Bogor alumnus Fakultas Elektro UI 2021, Rabu, 28/7/2021 di Koni Jawa Barat mengaku tekadnya sangat kuat untuk mempersembahkan medali emas guna dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Jawa Barat pada PON Papua.

 

Sasaran medali emasnya,  akan diperjuangkan dari 3 nomor (F3R Kayu Balsa, Komposit, F3U atau drone race), kuncinya mohon doa restu masyarakat Jabar.

 

Nomor F3R ada peluang, saya termotivasi ketika menjadi juara umum pada Liga Nasional Aeromodeling, setelah total point' dari 3 seri tertinggi dikumpulkan dari Bekasi, Purbalingga Jateng, Surabaya.

 

Kemudian tersemangati dari hasil Babak Kualifikasi Aeromodeling di Bandung awal 2020, meraih emas. Ya tentu dukungan dari Pengurus Provinsi Federasi Aero Sport Indonesia FASI Jawa Barat, yang pasti juga dukungan Pemerintah Jawa Barat dengan Koni Jabar, ungkapnya.

 

Persaingan dalam merengkuh posisi terbaik pada PON Papua, dimana aeromodeling akan dilombakan di Mimika, M Andri Abirezky peraih perunggu PON 2016, jujur menyebut atlet Jatim akan menjadi kompetitornya.

 

"Atlet Jatim lebih lama pegang alat aeromodeling, termasuk banyak atlet seniornya, kemudian atletnya banyak yang sering ikut PON. Terpenting berlomba maksimal saja, tegas M Andri Abirezky yang didampingi caller atau mekanik Sorioloan Rangkuti.

 

Pada sisa waktu menuju PON Papua, justru atlet Aeromodeling berlatih dengan perlengkapan cadangannya, sebab peralatan tanding harus dikirim ke Papua, awal Agustus 2021.

 

Khususnya nomor Aeromodeling Pelatda Jabar yang diikuti 5 atlet, Rama Tulong, M Andri Abirezky, Meygawan ketiganya eks PON, sedangkan Jajang Nurjaman, Dhimas Ardiansyah wajah baru.

 

Latihan Aeromodeling ternyata bukan soal frekuensi dan durasinya, karena jika terlalu lama durasinya akan kehilangan konsentrasi.

 

Aeromodeling Jawa Barat yang pada PON 2016 meraih 2 emas ini latihan di Lapangan Udara Sulaeman Kabupaten Bandung, dilakukan 3X dalam seminggu, selain menjaga pesawat dan kelengkapannya sehingga dalam setiap sesinya bisa mencapai 6 X terbang.

 

Menurut M Andri Abirezky dan Sorioloan Rangkuti, venue tempat perlombaan di kabupaten Mimika, sudah disurvey, hasilnya, seperti angin tidak jauh berbeda karena berada di dataran rendah.(PH)

×
Berita Terbaru Update