Notification

×

Iklan

Iklan

Webinar "Indonesia Bangkit": Membangun Semangat Kebangsaan di Masa Pandemi

Jumat, 21 Mei 2021 | 18:53 WIB Last Updated 2021-05-21T11:53:27Z

Pakar Aliansi Kebangsaan, Yudi Latif

Jakarta.Internationalmedia.id.- Dalam menghadapi berbagai tantangan masa kini, termasuk dalam menghadapi pandemi Covid-19, negara yang berhasil menjawab tantangan dengan baik adalah negara yang memiliki modal kebangsaan identitas nasional yang kuat.

 

Hanya dengan adanya kesadaran kolektif maka negara akan bisa menghindari distrust society dan terhindar dari krisis yang dihadirkan oleh Covid-19.

 

Pakar Aliansi Kebangsaan Yudi Latif menyampaikan pandangan tersebut dalam webinar Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan KBRI Singapura, Kamis (20/05.2021).

 

Seri Webinar “Indonesia Bangkit” kali ini mengambil tema “Membangun Semangat Kebangsaan di Masa Pandemi”.

 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo menyampaikan, harus ada upaya dan kemauan besar dari bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara serta menciptakan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

 

Dubes Tommy menekankan pentingnya peran pendidikan dalam upaya menjawab tantangan-tantangan baru bagi bangsa Indonesia saat ini dan mencapai cita-cita kemerdekaan bangsa.

 

“Diperlukan tiga elemen untuk membangun identitas nasional yaitu kemampuan merawat tradisi dan warisan masa lalu seperti perjuangan/konsensus bersama yang diperjuangkan; pemahaman terhadap shared values; dan kebanggaan bersama sebagai bangsa,” ujar Yudi dalam paparannya.

 

​Ditekankan pula bahwa sebagai sebuah bangsa, bangsa Indonesia adalah bangsa yang sukses. Sebagai sebuah negara dengan ukuran sebesar benua, berbagai suku di Indonesia dapat disatukan dengan identitas yang sama sebagai bangsa Indonesia dengan bahasa yang sama yaitu bahasa Indonesia.

 

Menurut Yudi, tidak setiap bangsa di dunia memiliki kekuatan seperti yang dimiliki Indonesia. Modal kekuatan kebangsaan ini yang menjadi modal untuk memperkuat Indonesia sebagai negara.

 

Sayangnya modal sosial yang dimiliki bangsa Indonesia, belum diikuti modal negara yang baru terbentuk sejak 1945. Negara harus mampu memperkuat kelembagaannya akan bisa membawa bangsa ini mencapai cita-cita yang diharapkan para Bapak Bangsa.

 

Para peserta webinar tampak antusias mengikuti pemaparan Yudi Latif, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk.

 

Beberapa hal menonjol yang ditanyakan yaitu mengenai implementasi kebijakan publik di masa krisis sekarang ini guna meningkatkan ketahanan bangsa, pembelajaran membangun nasionalisme dari Singapura, serta peran media di Indonesia saat pandemi.(marpa)

×
Berita Terbaru Update