-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Irigasi Rawa Kalong Bisa Realisasikan Jabar Sebagai Lumbung Padi Nasional

Selasa, 25 Mei 2021 | 5/25/2021 WIB Last Updated 2021-05-25T07:45:00Z

 Komisi IV DPRD Jabar Saat Kunjungi UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciliwung - Cisadane Terkait dengan Monitoring Rencana Kegiatan TA 2022 dan Kegiatan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Selasa, (25/05/2021). Foto: Farhat Mumtaz/Humas DPRD Jabar



Kota Bogor.Internationalmedia.id.-Pekerjaan di Situ Rawa Kalong yang mendapatkan anggaran sebesar Rp 20,5 milyar pada tahun 2021 diharapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menurunkan kembali anggarannya seperti tahun sebelumnya yang mendaptkan Rp 4,5 milyar.

 

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan selain pekerjaan tersebut, ada juga proyek lain yaitu daerah irigasi Cihoe - Cikompeni yang harus diselesaikan dan mendapatkan anggaran yang proporsional meskipun itu amanat dari APBN yaitu DAK (Dana Alokasi Khusus).

 

"Yang pertama tentu saja yang sempat agak panjang menjadi bahan diskusi adalah terkait dengan pekerjaan di Situ Rawa Kalong , situ rawa kalong mendapatkan anggaran lagi di tahun ini sekitar Rp 20,5 miliar dan pesan kami adalah jangan sampai seperti anggaran tahun sebelumnya dari Rp 32 miliar hanya Rp 4,5 miliar saja.

 

"Ada pekerjaan lain juga yang menjadi amanat dari APBN yaitu DAK terkait dengan Daerah Irigasi yang juga harus dituntaskan, yaitu daerah irigasi Cihoe - Cikompeni yang didanai sekitar Rp 23 miliar" ujar Daddy usai pertemuan dengan UPTD PSDA WS Ciliwung - Cisadane, Kota Bogor. Selasa, (25/05/2021).

 

Dalam agenda monitoring kegiatan tahun Anggaran 2020 dan Kegiatan Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) tersebut, Daddy juga mengharapkan, dengan sekitar 2100 hektar yang akan diairi oleh irigasi rawa kalong ini bisa merealisasikan Jawa Barat menjadi daerah lumbung padi nasional.

 

"Kami terharap sesungguhnya masing - masing UPTD memberikan satu Daerah Irigasi tuntas untuk merealisasikan Jabar sebagai lumbung padi nasional , kalau itu terwujud maka Jawa Barat sebagai daerah pertama dengan jumlah penduduk 20% dari penduduk Indonesia yang bisa berkontribusi kepada pembangunan secara nasional," ucapnya.(Ter)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update