-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Samosir Ajak Masyarakat Buat Wadah Dana Khusus bagi Perantau Bangun Desa

Kamis, 18 Februari 2021 | 2/18/2021 WIB Last Updated 2021-02-18T10:28:48Z

Musrenbang di Kecamatan Nainggolan Samosir(foto: Denri Sihaloho)

Samosir.Internationalmedia.id.-
Bupati Samosir, Rapidin Samosir menyatakan, melihat situasi keuangan daerah yang terbatas, masyarakat diajak membuat suatu wadah dana khusus.

 

Dana khusus atau dana gotong royong pada setiap desa masing-masing yang berfungsi untuk membantu segala keperluan yang ada di desa, sebab banyak para perantau yang telah sukses dalam pekerjaannya. Oleh karena itu ajukanlah proposal ataupun surat untuk turut membantu memberikan bantuan berupa dana tabungan untuk keperluan desa.

 

Ajakan ini disampaikan Bupati melalui Asisten II Saul Situmorang pada acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Nainggolan, di Aula HKBP Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/02).

 

Dikatakan, di tahun 2020 banyak penurunan ekonomi yang terjadi baik dari tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten akibat pandemi covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia.

 

Oleh karena itu Pemkab Samosir akan memastikan segala usulan skala prioritas yang telah di usulkan dari setiap desa yang ada di Kecamatan Nainggolan untuk dapat terealisasi di tahun 2022.

 

Camat Nainggolan Drs. Barisan P. Simanullang, MM sebagai tuan rumah berharap berbagai usulan yang akan disampaikan dapat terealisasi di tahun 2022 demi kemajuan Kabupaten Samosir secara umum dan Kecamatan Nainggolan secara khusus.

 

Kecamatan Nainggolan yang terdiri dari 13 Desa dan 2 Kelurahan menyampaikan usulan pembangunan sebanyak 151 usulan.

 

Namun secara umum usulan tersebut tidak seluruhnya akan terlaksana dikarenakan keterbatasan dana APBD Kab. Samosir. Pemerintah daerah akan memilih skala super prioritas dari setiap usulan dengan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan keterbatasan dana yang ada, Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mengambil dana pembangunan dari pusat.

 

Kepala Bappeda Rudi Siahaan dalam paparannya menyampaikan bahwa usulan rencana pembangunan sudah di masukan ke aplikasi SIPD dan setiap perangkat daerah dalam menyusun anggaran tahun 2022 akan menyesuaikan dengan usulan musrenbang.(Ung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update