-->

Notification

×

Iklan

Iklan

KBRI Bangkok Gelar Dua Budaya dalam Sendratari Ramayana

Minggu, 27 September 2020 | 9/27/2020 WIB Last Updated 2020-09-27T09:47:52Z

Sendratari Ramayana(Foto KBRI Bangkok)


Jakarta.Internationalmedia.id.-KBRI Bangkok bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dan Kementerian Kebudayaan Thailand menyelenggarakan Virtual Ramayana Joint Performance di Teater Nasional Thailand, Bangkok pada 24 September 2020.

 

Kegiatan bertema Two Nations: One Dance berhasil memukau 400 penonton yang antara lain terdiri dari pejabat pemerintah Thailand, kalangan diplomatik, akademisi, media, friends of Indonesia dan masyarakat Indonesia di Thailand.

 

Pagelaran ini merupakan bagian dari kegiatan peringatan ke-70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Thailand pada tahun ini. Kontak budaya telah berlangsung jauh sebelum tahun 1950 ketika Indonesia dan Thailand secara resmi memulai hubungan dan kerja sama diplomatik. Kisah Ramayana yang dimiliki oleh kedua negara merupakan bukti nyata dari sejarah panjang hubungan kebudayaan tersebut.

 

Menteri Kebudayaan Thailand, Ittiphol Khunpluem menggarisbawahi kegiatan Joint Virtual Dance ini yang baru pertama kalinya dilaksanakan antara Thailand dengan negara sahabat.

 

Kegiatan semakin menegaskan dekatnya rasa persatuan Indonesia dan Thailand dan menginspirasi semakin kuatnya ASEAN Community. Kegiatan budaya ini diyakini akan terus menginspirasi masyarakat kedua negara untuk menciptakan kegiatan bersama, saling berbagai pengetahuan antar institusi untuk tumbuh dan sukses bersama.

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim dalam video message yang ditampilkan di awal acara menggarisbawahi bahwa pandemik Covid-19 tidak menghentikan upaya bersama dua negara untuk memberikan yang terbaik. Bahkan pandemi ini menuntut kedua belah pihak untuk lebih kreatif dalam melaksanakan berbagai kerja sama, termasuk penyelenggaraan Joint Virtual Ramayana Dance.

 

Ditekankan juga bahwa seni melampui batas budaya yang terefleksikan dalam upaya kedua negara untuk terus mempromosikan seni budaya. Seni juga membawa kita secara bersama untuk memanusiakan manusia, memberikan inspiasi dimasa sulit dan menjadi petunjuk arah ke arah yang lebih baik.

 

Kegiatan promosi seni budaya Indonesia dan Thailand dalam tema “Two nations, One Dance" melalui pagelaran bersama tari Ramayana menunjukkan kesamaan akar budaya kedua negara yang sekaligus akan semakin meningkatkan hubungan baik kedua negara di masa-masa mendatang.

 

“Indonesia dan Thailand perlu terus memupuk rasa persahabatan, terutama di tengah situasi pandemi COVID-19. Kegiatan ini selain untuk mempererat persahabatan yang telah terjalin 70 tahun, juga bertujuan mendekatkan dua budaya dan people-to-people contact serta meningkatkan saling pemahaman dan pengertian antar kedua masyarakat" ungkap Dicky Komar KUAI KBRI Bangkok dalam wawancara seusai pertunjukan spektakuler tersebut.

 

Tari Ramayana Indonesia yang dibawakan oleh Kelompok Wayang Orang Bharata Jakarta dan Paripurna Bali ditampilkan secara virtual. Sedangkan Tari Ramayana Thailand ditampilkan secara langsung oleh kelompok tari Kementerian Kebudayaan Thailand. Kolaborasi tarian kedua negara disajikan secara apik dan menggambarkan keseluruhan cerita perjuangan Sri Rama dalam membawa kembali Dewi Shinta pulang ke Ayodhia.

 

Tidak hanya berhenti pada promosi seni budaya, KBRI Bangkok pada kesempatan tersebut turut mempromosikan kuliner Indonesia berupa sajian makanan ringan tradisional Dadar Gulung, Lumpia Semarang dan Combro kepada audience yang hadir. Sajian tersebut menambah semarak kegiatan pertunjukan dan antusiasme penonton saat itu. “Tarian dan makanan tradisional ini membangkitkan kenangan saya ketika mengunjungi Indonesia" ujar Ms. Paputsorn Wongratanapitak, salah satu penonton.

 

​Pertunjukan Sendratari Ramayana ini dilaksanakan  dengan tetap mengikuti standar protokol kesehatan yang ketat sesuai imbauan otoritas kesehatan terkait. Selain menghadiri langsung, pertunjukan ini juga telah disaksikan oleh 4500 viewers kedua negara melalui link YouTube, Instagram dan Facebook.(marpa)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update