-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Lapor ke Komisi V DPRD, 30 persen mahasiswa di Jawa Barat cuti karena terpaksa

Jumat, 24 Juli 2020 | 7/24/2020 WIB Last Updated 2020-07-24T10:32:11Z
Audensi antara mahasiswa dengan komisi V

Bandung.Internationalmedia.id.- Sebanyak 30 persen mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Barat cuti terpaksa karena potensial kebijakan yang dikeluarkan oleh Kampus masing-masing masih memberatkan dan hanya menjadi “bom” waktu.

Hal ini disampaikan Aliansi Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Jawa Barat dalam acara audensi dengan Komisi V DPRD Jawa Barat di ruang Komisi V, Jumat(24/7/2020).

Mereka diterima Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya dan Kabid PMK Disdik Jabar, Deden Saeful Hidayat. Sedang puluhan mahasiswa merupakan Presma dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Bandung.

Archy, Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Komputer (Unikom) Bandung lebih jauh menjelaskan, cuti terpaksa para mahasiswa tersebut dikarenakan ketidakmampuan mahasiswa membayar uang SPP berkaitan dengan ekonomi orang tua mereka terdampak pandemi Covid-19.

Kampus memberi  batas waktu pelunasan uang SPP namun tidak semua mahasiswa bisa melunasinya  sehingga mereka harus mengambil cuti.Tapi ada juga di antara mereka yang tidak cuti karena menjual laptop dan telepon seluler mereka.

Diakui, ada bantuan dari kampus tetapi hanya Rp 200 ribu persemester.

Untuk itu, aliansi yang mewakili mahasiswa perguruan tinggi swasta  se Jawa Barat itu meminta agar Komisi V jadi fasilitator  beraudensi antara LLDIKTI, Pemprov Jawa Barat dengan mahasiswa.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya yang didampingi Kabid PMK Disdik Jawa Barat, Deden Saeful Hidayat menyepakati beberapa poin dengan mahasiswa yakni, DPRD Jawa Barat bersedia menjadi fasilitator pertemuan antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi(LLDIKTI)  Wilayah 4, Pemprov Jabar dan mahasiswa, terkait pembiayaan pendidikan.

Kemudian, DPRD dan Pemprov Jabar memfasilitasi bantuan untuk mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jabar dalam masa pandemi sesuai dengan kewenangannya.(Lys)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update