Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Tol Kualatanjung-Parapat Sedang Dibangun: Biaya Rp 13,4 Triliun Dengan Jarak tempuh 90 Menit

Minggu, 21 Juni 2020 | 13:54 WIB Last Updated 2020-06-21T06:54:22Z


Jakarta.Internationalmedia.id.- PT Hutama Karya (Persero) kini tengah membangun jalan tol Kualatanjung-Tebingtinggi-Parapat yang akan mempermudah akses dari Kota Medan ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara.

Ruas jalan tol sepanjang 143,5 km ini merupakan bagian dari pembangunan proyek strategis nasional (PSN) jalan tol trans Sumatera (JTTS) dan menjadi lanjutan dari jalan tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (MKTT) sepanjang 61,72 km.

Jalan tol MKTT yang dibangun PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah rampung dan beroperasi penuh tahun 2019 serta terhubung dengan Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera).

Jalan tol (Kualatanjung-Parapat) ini akan terdiri dari enam seksi yakni seksi satu Tebingtinggi-Indrapura (20,4 km), seksi dua Indrapura-Kualatanjung (18,05 km), seksi tiga Tebingtinggi-Serbelawan (30 km), seksi empat Serbelawan Pematangsiantar (28 km), seksi lima Pematangsiantar-Saribudolok (22,3 km) dan seksi enam Saribudolok-Parapat (16,7 km) serta terdapat Junction Tebingtinggi sepanjang (7,9 km).

Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) Wikumurti, Sabtu (20/6/2020) menyatakan, berdasarkan laman bpjt.pu.go.id, pembangunan jalan tol ditugaskan kepada Hutama Karya selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dua BUMN lainnya yaitu Jasa Marga dan anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, yaitu PT Waskita Toll Road (WTR).

Ketiganya membentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni Hamawas yang dikhususkan untuk membangun ruas jalan tol Kualatanjung-Tebingtinggi-Parapat.

Terkait pembangunan ini, Hamawas menargetkan tol akan beroperasi penuh pada tahun 2020 dengan masa konsesi selama 40 tahun.

Biaya Rp 13,4 Triliun

Adapun biaya investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan ini sekitar Rp13,4 triliun, termasuk biaya konstruksi sebesar Rp 9,6 triliun.

Jalan yang akan dilengkapi dengan tujuh buah simpang susun (SS) ini mendapatkan dukungan pembiayaan pemerintah guna meningkatkan tingkat kelayakan investasinya, katanya.

Dikatakan, dukungan tersebut berupa pembangunan sebagian konstruksi jalan tol pada seksi lima (Pematangsiantar-Saribudolok) dan enam (Saribudolok-Parapat). Hingga Rabu (17/6), progres kedua seksi tersebut masih dalam tahap pembebasan lahan. Sementara, untuk pengerjaan konstruksi pada seksi satu hingga empat dilakukan oleh Hamawas.

Adapun progres konstruksi seksi satu Tebingtinggi-Indrapura telah mencapai 67%. Sementara, pada seksi dua Indrapura-Kuala Tanjung mencapai 36%, seksi tiga Tebingtinggi-Serbelawan mencapai 41% dan seksi empat Serbelawan-Pematangsiantar mencapai 26%.

Kelancaran progres pembangunan tol ini tak lepas dari dukungan penuh baik dari pemerintah pusat khususnya KSP, Departemen PU dan Kementerian BUMN serta dukungan Pemda Sumut dan masyarakat sekitar jalan tol.

Kami berterima kasih atas dukungan diberikan sehingga pembangunan tol ini dapat berjalan sesuai rencana. Dalam pembangunannya, tol ini akan dilengkapi dengan serat fiber optic sehingga ke depan akan menjadi smart tollway yang berimplikasi pada pengembangan smart plantation pada lokasi perkebunan sepanjang tol dan juga pengembangan smart city, katanya.

Jarak Tempuh Hanya 90 Menit

Disebutkan, setelah ruas tol ini terhubung nantinya maka jarak dari kota Medan menuju Parapat (Danau Toba) dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam atau 90 menit.

Menurutnya, adanya tol ini akan membuat waktu tempuh menjadi efisien dan memperbanyak aksesibilitas menuju destinasi wisata di Sumatera Utara sehingga para turis mempunyai banyak pilihan jalur transportasi.

Lokasi tol yang strategis untuk angkutan logistik Pelabuhan Kualatanjung dan penghubung lokasi wisata Danau Toba memberi peluang ketertarikan investor untuk pembiayaan investasi kerjasama bagi hasil serta pengembangan kawasan sekitar jalan tol, tambahnya.

Sementara itu, sesuai arahan Kementerian PUPR terdapat dua ruas tol yang tengah dipersiapkan segera diresmikan yakni ruas Sigli-Banda Aceh seksi empat (Indrapuri-Blang Bintang) sepanjang 13,5 km dan ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km.(*)

×
Berita Terbaru Update