Notification

×

Iklan

Iklan

Pansus III DPRD Jabar: Gubernur Tak Mampu Memanage BUMD Jadi Profesional

Sabtu, 23 Mei 2020 | 16:55 WIB Last Updated 2020-05-23T09:58:00Z

Bandung.Internationalmedia.Id.-  Paitia Khusus(Pansus) III DPRD Provinsi Jawa Barat berpendapat bahwa Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tidak mampu memanage Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) agar menjadi perusahaan profesiona.

Jangankan bersaing di level nasional, bahkan untuk level Jawa Barat Juara pun masih sulit.
Hal ini terungkap   pada penyampaikan Hasil Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)  dalam Sidang Paripurna yang dibacakan Ketua Pansus III, Memo Hernawan di Gedung DPRD Jabar, Bandung yang digelar Rabu(20/5/20).

Di Bidang Keuangan, DPRD meminta Sdr. Gubernur segera mengevaluasi besar-besaran manajemen BUMD secara keseluruhan termasuk mengganti pimpinan BUMD yang tak kapable dengan tenaga profesional dan independen, tak dicampuri dengan kepentingan politis yang sering mengganggu kinerja.

Selain itu, Pansus III juga menyoroti di i Bidang Pembangunan, di antaranya, peer besar adalah menyelesaikan TPPAS Legok Nangka dan Lulut Nambo yang berlarut-larut ini. Lalu segera serius mengoptimalkan pembangunan sketor pariwisata.

Kemudian, di Bidang Kesejahteraan Rakyat, urusan Pendidikan dan Kesehatan menjadi sektor yang banyak mendapat rekomendasi dari DPRD, berupa perbaikan manajemen, ketersediaan dan kelayakan ruang belajar dan layanan kesehatan, kesejahteraan tenaga medis dan pendidikan, hingga beasiswa.

Ada hal yang sangat memalukan Jawa Barat dimana peringkat Indeks Pembangunan.
Meskipun terjadi kenaikan Angka IPM menjadi 72,03, namun DPRD meminta Gubernur mengkonfirmasi data statsitik tersebut dengan kondisi faktual di lapangan.

Sebab ada beberapa variabel lain yang penting diukur, seperti pemerataan pembangunan kota-desa, masih tingginya angka pengangguran, dan juga kemampuan pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengoptimalkan resources Jawa Barat dengan kekayaan alam yang luar biasa.

Ditambah lagi DPRD melihat capaian indeks indikator dari 5 Misi Jawa Barat tidaklah merata.

Pansus III juga berharap agar Gubernur tidak terjebak pada konsep atau gagasan artifisial atau etalase semata yang terkesan lebih penting membangun opini atau image, yang sering kali menyebabkan tidak tuntasnya beberapa program.(Lys)


×
Berita Terbaru Update