-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Hanya 96 Ribu Lebih yang Diterima Di PTN

Kamis, 09 April 2020 | 4/09/2020 WIB Last Updated 2020-04-13T09:08:23Z

BANDUNG.Internationalmedia.Id.-Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih menyatakan, dari 489.601 siswa Pendaftar dinyatakan Lulus Masuk sebanyak 96.496 PTN se-Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Demikian disampaikan oleh Ketua LTMPT M.Nasih melalui konferensi pers daring, Rabu (8/4/2020). Masyarakat atau siswa dapat melihat dan mengecek langsung ke situs resmi pengumuman. snmptn.ac.id. Yang telah diumumkan secara  daring mulai pukul 13.00 WIB.

Nasih juga mengatakan, sebenarnya daya tampung Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia mencapai 101.772. Sisanya, akan diisi oleh calon mahasiswa yang diterima melalui ujian tulis maupun ujian mandiri yang dilakukan secara otonom oleh masing-masing Perguruan Tinggi.

Dikatakan, dari jumlah calon mahasiswa yang diterima 96.496 di PTN se-Indonesia ada sebanyak sebanyak 26,23% yang melamar dengan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). "Diterima dengan KIP-K mencapai 25.398 siswa,.

TERBANYAK

Menurut Nasih, tahun ini pendaftar terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat sebanyak 77.371 siswa, dan sebanyak 10.756 merupakan siswa penerima KIP. Kemudian, untuk Universitas pendaftar terbanyak dalam SNMPTN 2020, Universitas Brawijaya yang diminati 30.932 pelamar, disusul Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjadjaran di urutan berikutnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam  mengapresiasi pihak LTMPT dan PTN yang telah menjalankan program penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN.

Nizam juga merasa senang karena banyak peserta SNMPTN dari kelompok pelamar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). "Kita melihat peserta dari KIP Kuliah cukup banyak, hampir dua puluh persen. Yang diterima juga cukup banyak," katanya, seperti dilansir dari kemdikbud.go.id, Kamis (9/4/2020).

Berdasarkan data LTMPT yang sudah diverifikasi Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sebanyak 25.398 peserta merupakan calon penerima KIP Kuliah (26%). Adapun total pendaftar SNMPTN yang melamar KIP Kuliah berjumlah 95.346 siswa dan para calon mahasiswa ini perlu diverifikasi terlebih dahulu oleh perguruan tinggi masing-masing.

Kemendikbud pun mengimbau masyarakat agar penggunaan KIP Kuliah tepat guna dan sasaran, yakni bagi calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu. KIP Kuliah ditujukan bagi keluarga tidak mampu. Jadi, kalau orang tuanya karena kondisi saat ini kena PHK dan sebagainya, tentu mereka berhak mengajukan KIP Kuliah.

Selain itu, Nizam menyampaikan bahwa peserta yang tidak lulus SNMPTN tahun 2020 masih bisa mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2020 serta penerimaan mandiri dari masing masing PTN.

Lebih lanjut, Nizam menjelaskan, tentang pendaftaran setelah pengumuman di masa darurat Covid-19, siswa yang telah lulus dapat menyesuaikan dengan aturan masing-masing perguruan tinggi sesuai yang telah disepakati. Tetapi, bagi yang mempunyai masalah ekonomi tentu bisa mengajukan keringanan dan itu sesuai dengan yang selama ini sudah berjalan, jelasnya.

Sementara itu, Ketua LTMPT, Nasih mengingatkan agar calon mahasiswa baru menaati jadwal daftar ulang yang ditentukan agar perguruan tinggi dapat memiliki data yang baik untuk kebijakan jalur penerimaan mahasiswa baru lainnya.

Ikuti jadwal daftar ulangnya. Kalau ada masalah dengan ekonomi dan lain-lain, jangan menunda daftar ulang. Sampaikan bila ada kesulitan ekonomi dan lain-lain yang menyebabkan yang bersangkutan tidak bisa segera membayar(Lys).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update