Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Toba Fasilitasi Peserta Magang ke Jepang

Kamis, 03 September 2026 | 17:40 WIB Last Updated 2026-09-03T10:40:29Z
Magangan tenaga kerja ke Jepang 

Toba.Internationalmedia.id.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba mendukung program pemagangan tenaga kerja ke Jepang dengan membantu biaya pemeriksaan kesehatan bagi peserta asal Kabupaten Toba.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus saat membuka Sosialisasi Pemagangan Tenaga Kerja ke Jepang di Balai Data Kantor Bupati Toba, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Toba dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan International Manpower (IM) Japan.

Audi mengatakan, program tersebut menjadi salah satu peluang bagi generasi muda Toba untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus meningkatkan keterampilan di Jepang.

Ia berharap informasi mengenai program ini dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa. Pemkab Toba juga mendorong agar proses seleksi peserta dapat dilaksanakan di Toba.

“Semoga informasi ini sampai ke desa. Dalam waktu dekat, kalau bisa kami mohonkan kita lakukan seleksi di Toba,” ujar Audi.

Ketua Tim Pemagangan Luar Negeri Ditjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker RI, Muhammad Adrie Syikhab, menjelaskan program pemagangan ke Jepang merupakan bagian dari pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian peserta.

Program pemagangan berlangsung selama tiga tahun dan dapat diperpanjang hingga lima tahun berdasarkan kesepakatan antara peserta dan perusahaan tempat magang.

Peserta juga mendapatkan sejumlah manfaat, antara lain uang saku dan tunjangan bulanan, tiket perjalanan Indonesia-Jepang, asuransi kesehatan dan kecelakaan kerja, sertifikat dari IM Japan, serta tunjangan dana usaha setelah menyelesaikan program.

Program ini menjadi peluang bagi lulusan SMA maupun SMK di Toba untuk memperoleh pengalaman kerja di luar negeri.

Dua warga Toba yang telah menyelesaikan program tersebut turut hadir dalam kegiatan. Mereka adalah Jeremia Agusto Lubis dari Desa Haunatas, Kecamatan Laguboti, lulusan SMK Negeri 1 Balige tahun 2022, dan Radot Silaban dari Desa Ombur, Kecamatan Silaen, lulusan SMK Negeri 1 Balige tahun 2021.

Sebelum berangkat ke Jepang, keduanya mengikuti pelatihan bahasa Jepang secara mandiri di LPK International Partnership Toba di Balige.

Pemkab Toba berharap keberadaan peserta yang telah mengikuti program dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya. Informasi mengenai kesempatan magang ke Jepang juga diharapkan terus disebarluaskan hingga ke masyarakat di desa-desa.

Informasi persyaratan program pemagangan dapat diakses melalui laman resmi program pemagangan tenaga kerja ke Jepang.(MC/Ung)

×
Berita Terbaru Update