Notification

×

Iklan

Iklan

Kena Abu Vulkanik Krakatau, Pelajar Purwakarta Belajar dari Rumah

Senin, 07 September 2026 | 11:24 WIB Last Updated 2026-09-07T04:24:56Z
Foto:Ilustrasi

Purwakarta.Internationalmedia.id. – Menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang meluas, Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta resmi mengalihkan seluruh kegiatan belajar-mengajar secara dalam jaringan (daring).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 000.1/3683-Sekre/2026 demi melindungi kesehatan para siswa dan tenaga pendidik.

Langkah darurat ini menindaklanjuti Instruksi Gubernur Jawa Barat tertanggal 6 September 2026. Imbauan berlaku ketat bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP di wilayah Purwakarta.

Aturan Main Sekolah Daring

Masa Berlaku: Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berlangsung selama lima hari kerja, mulai Senin, 7 September hingga Jumat, 11 September 2026.

Fasilitas Belajar: Siswa diimbau memanfaatkan gawai atau laptop menggunakan akun orang tua/wali untuk mengakses materi sekolah.

Evaluasi Berkala: Durasi PJJ dapat disesuaikan kembali tergantung dinamika sebaran abu, kondisi kualitas udara, dan arahan otoritas terkait.

Panduan Keselamatan Bagi Warga Sekolah

Manfaatkan Waktu di Rumah: Batasi seluruh aktivitas luar ruang untuk menekan risiko paparan abu vulkanik.

Proteksi Maksimal: Jika terpaksa keluar, gunakan kacamata pelindung dan masker tertutup rapat (disarankan tipe KN95).

Higienitas Logistik: Pastikan sumber air bersih dan makanan tersimpan rapat agar bebas dari kontaminasi material debu.

Teknik Bersih-Bersih: Basahi permukaan yang terpapar abu sebelum disapu atau disiram agar partikel halus tidak beterbangan.

Tanggap Medis: Segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan keluhan pernapasan, iritasi mata, atau masalah kulit.

Pihak sekolah juga diminta terus memperkuat koordinasi dengan Disdik, BPBD, serta Dinas Kesehatan lokal guna memantau kondisi seluruh siswa selama masa tanggap darurat berlangsung. (Ir)

×
Berita Terbaru Update