![]() |
| KSP Jendral TNI Dudung Abdurachman bersama Ketua Umum PP INTI dr. Indra Wahidin dan Jajaran |
Jakarta.Internationalmedia.id – Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menegaskan bahwa situasi nasional saat ini membutuhkan kebersamaan seluruh komponen bangsa.
Organisasi kemasyarakatan Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa(PP INTI) memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan sosial, membangun optimisme masyarakat, serta mendukung keberhasilan berbagai program prioritas nasional.
Hal itu disampaikan Jenderal Dudung kepada Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (PP INTI) saat bersilaturahmi sekalikus audensi kebangsaan dengan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Senin (20/7/2026).
Jendral Dudung juga menekankan bahwa Kantor Staf Presiden memiliki fungsi strategis dalam mengawal implementasi program prioritas Presiden, mengelola isu-isu strategis, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Pertemuan semakin bermakna karena Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman dan dr. Indra Wahidin sama-sama merupakan alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), sehingga diskusi berkembang luas mengenai kepemimpinan nasional, ketahanan bangsa, persatuan nasional, serta pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Pertemuan hangat yang berlangsung lebih dari satu setengah jam tersebut menghasilkan berbagai pandangan strategis mengenai penguatan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung program-program prioritas nasional.
Ketua Umum PP INTI, dr. Indra Wahidin, menjelaskan bahwa sejak didirikan pascareformasi, INTI merupakan organisasi kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Mukadimah dan Anggaran Dasar, INTI berkomitmen memperkuat persatuan bangsa, membangun toleransi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional bersama seluruh elemen masyarakat.
Ketua Harian PP INTI, Ulung Rusman, menambahkan bahwa pengembangan organisasi dilakukan secara selektif dengan mengedepankan kualitas kepemimpinan yang memiliki wawasan kebangsaan, integritas, dan kemampuan membangun komunikasi lintas kelompok.
Pada periode 2026–2030, PP INTI akan mempercepat pembentukan kepengurusan daerah secara terencana agar organisasi hadir di seluruh provinsi di Indonesia, sekaligus memperkuat jejaring komunikasi dengan pemerintah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi profesi, akademisi, dan dunia usaha.
Berbagai isu strategis turut dibahas dalam audiensi tersebut. Sekretaris Jenderal Hardy Stefanus menyoroti pentingnya peran KSP dalam memperkuat koordinasi nasional. Wakil Ketua Pembina Edi Yansah menyampaikan pengembangan sektor buah-buahan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
Wakil Ketua Umum Robert Njo membahas kontribusi dunia usaha dalam mendorong investasi dan pembangunan ekonomi. Sedangkan Wakil Ketua Umum Peter Gozal mengangkat pentingnya kepastian dan penegakan hukum sebagai fondasi pembangunan.
Wakil Ketua Umum Kendro Setiawan menyampaikan kesiapan PP INTI mendukung program kesehatan masyarakat dan penguatan ketahanan keluarga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP INTI turut menyampaikan undangan kepada Kepala Staf Kepresidenan untuk memberikan pembekalan pada Pelantikan Pengurus Pusat PP INTI Periode 2026–2030 yang akan diselenggarakan pada 7 Agustus 2026. Undangan tersebut disambut baik, dan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menyatakan kesediaannya untuk hadir.
Audiensi Kebangsaan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama antara PP INTI dan Kantor Staf Presiden dalam memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi demi menjaga persatuan bangsa, mendukung keberhasilan program prioritas nasional, serta mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua Harian PP INTI Ulung Rusman, Sekretaris Jenderal Hardy Stefanus, Wakil Ketua Pembina Edi Yansah, Wakil Ketua Umum Peter Gozal, Robert Njo, Leon Hanafie, Kendro Setiawan, Tantro, Ardy Susanto, Kepala Badan Program Beasiswa Pelangi dan Gerakan Orang Tua/Anak Asuh Esty Lawrence, Koordinator Sekretariat Juliasari, Deyong, Yohanes Purba dan Rocky. (PP INTI-RBS)
