![]() |
| Bersama Menteri Agama Nasarudin Umar |
Jakarta.Internationalmedia.id-Pemerintah memfasilitasi berbagai masukan pelaksanaan Perayaan IMLEK 2577 Kongzili, dikarenakan Perayaan Imlek menjadi agenda nasional yang inklusif dan berlandasan nilai kebangsaan.
Karenanya, Peringatan Tahun Baru Imlek tahun ini Kementerian Agama turut berperan dengan mengundang berbagai lembaga dan organisasi masyarakat untuk membahas persiapan perayaan Imlek Nasional 2026.
Menteri Agama Nasarudin Umar selaku penasehat utama menggelar rapat di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu, 17 Januari 2026 lalu, dengan memaparkan sejumlah kegiatan pada perayaan Imlek tersebut.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Mari Elka Pangestu, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Gandi Sulistiyanto.
Hadir pula, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI Irene Umar yang didapuk sebagai Ketua Penyelenggara Perayaan IMLEK 2577 Kongzili; Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Veronica Tan; serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie.
Hadir pula Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Ustadz Das'ad Latif, dan Dirjen Bimas Buddha Supriyadi,
Dari unsur Organisasi kemasyarakatan hadir Ketua Umum Paguyuban Solidaritas Marga Tionghoa (PSMTI) Wilianto Tanta, Ketua Umum Perwanti–PSMTI Helga Abraham, Ketua Umum PITI Serian Wijatno, Ketua Umum INTI Teddy Sugianto, serta perwakilan berbagai Ormas lainnya seperti PSMTI, PERWANTI, IPTI, PTIE, INTI, WALUBI, Permabudhi, PITI, GEMPAR, dan sebagainya.
Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Wilianto Tanta menyampaikan Imlek Nasional bukan sekadar perayaan budaya, melainkan simbol kuat harmoni dalam keberagaman Indonesia.
“Imlek Nasional adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah momentum untuk meneguhkan nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan sebagai satu bangsa. PSMTI berharap semangat Imlek dapat membawa energi positif, kedamaian, dan kemajuan bagi Indonesia,” Kata Wilianto Selasa(20/1/2026) saat dihubungi via Saluran Whats App.
Menurut Wilianto, semangat kolaborasi dan gotong royong, di mana Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Ibu Irene Umar, dipercaya sebagai Ketua Umum Panitia Imlek Nasional. Rangkaian kegiatan Imlek Nasional tidak hanya menampilkan nilai tradisi dan budaya, tetapi juga mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif nasional.
“Imlek Nasional menjadi ruang kolaborasi antara budaya, kreativitas, dan ekonomi. Harapannya, kegiatan ini dapat menggerakkan potensi ekonomi kreatif, UMKM, seni pertunjukan, serta memperkuat identitas Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan inovatif,”
Rangkaian acara dimulai pada tanggal 22 February 2026 dan rencananya puncak acara Perayaan Imlek Nasional akan diselenggarakan pada 28 Februari 2026 di Lapangan Banteng, bahkan Presiden RI Prabowo Subianto akan turut hadir dalam acara.
PSMTInjuga berharap terwujudnya persatuan dan kerukunan antar seluruh elemen bangsa, Pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan, Meningkatnya peran ekonomi kreatif sebagai penggerak kesejahteraan rakyat (RBS).
