Notification

×

Iklan

Iklan

Bayi Panda Raksasa Satrio Wiratama, Simbol Kuat Kerja Sama Indonesia dan Tiongkok

Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:39 WIB Last Updated 2026-01-10T01:39:19Z
Dubes Wang Lutong, Menhut Raja Juli, saat melihat bayi Panda

Bogor.Internationalmedia.id - Seekor bayi Panda raksasa lahir dari induk Hu Chun dan Cai Tao pada 27 November 2025 lalu di Taman Safari Indonesia (TSI), Bogor dengan berat berkisar 100-180 gram. 

Tepat 6 Januari 2026 bayi panda raksasa yang diberi nama Satrio Wiratama atau Rio diumumkan kepada publik setelah melewati 40 hari kehidupan dengan baik dan sehat. Nama tersebut dianugerahkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang bermakna pejuang mulia yang berani dan berbudi luhur.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong yang didampingi Founder TSI Jansen Manansang hadir dalam acara syukuran “Public Announcement The 1st Giant Panda Cub Born in Indonesia” serta melihat secara langsung bayi panda Rio yang perkembangannya terus dipantau secara intens oleh tim dokter TSI. 

Dalam acara ini turut hadir Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) S. Suryadi H yang mewakili PPIT karena Ketua Umum PPIT Duta Besar Dr. (H.C) Al Busyra Basnur, S.H., LL. M., berhalangan untuk hadir.

Menhut menyebutkan, lahirnya bayi panda Rio ini adalah sebuah kabar baik bagi Indonesia dan juga dunia. Ini membuktikan bahwa konservasi dapat berjalan beriringan dengan diplomasi, persahabatan antarnegara dan juga kemajuan ilmu teknologi. 

Dubes Wang Lutong, Menhut Raja Juli, Founder TSI Jansen Manangsang dan jajaran serta Surjadi 

Sebagai kilas balik, usaha untuk mendatangkan panda ke Indonesia telah dilakukan pada masa pemerintahan SBY, diterima pada masa Joko Widodo dan lahir di masa pemerintahan Prabowo Subianto. Jadi tiga Presiden RI terkait erat dengan panda ini, ungkap Menhut.

Jansen mengatakan lahirnya bayi panda Rio menjadi sejarah baru bagi dunia konservasi Indonesia. “Indonesia menjadi negara ke-16 yang mendapat kepercayaan untuk memelihara panda yang merupakan simbol harmoni, perdamaian dan persahabatan. 

Rio lahir melalui proses inseminasi yang telah dilakukan sebanyak empat kali oleh tenaga medis Indonesia didampingi ahli medis dari Tiongkok dan Jerman. 

Kelahirannya menjadi pencapaian penting dalam konservasi satwa internasional yang menunjukkan komitmen kami dalam kerja sama ekonomi global, penguatan riset ilmiah lintas negara, integrasi budaya serta pengembangan industri berbasis konservasi, tutur Jansen.

“Kelahiran Rio menjadi kebanggaan bersama, ini juga adalah simbol keberuntungan serta persahabatan yang semakin erat antara kedua negara,” ucap Dubes Wang Lu Tong.

Sementara itu, Al Busyra Basnur selaku Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tionghoa (PPIT) mengatakan ini adalah salah satu momen bersejarah dan bagian penting dari diplomasi publik Indonesia-Tiongkok. 

Karena, selain kelahiran bayi panda yang kita sambut dengan gembira, tidak kalah penting yang perlu kita lihat dan apresiasi adalah kerja sama ilmuwan kedua negara. 

Hal tersebut karena kelahiran panda merupakan penerapan Assisted Reproductive Technology (ART) melalui kolaborasi ilmiah Indonesia-Tiongkok yang melibatkan TSI, CCRCGP Tiongkok, Leibniz-Institute for Zoo and Wildlife Research (IZW) Jerman, serta Institut Pertanian Bogor,” jelas Al Busyra Basnur  seperti keterangan tertulis yang diterima, Jumat (9/01/2026).

Meski lahir di Bogor, bayi panda Rio tidak bisa selamanya tinggal di TSI karena dalam perjanjiannya tertulis bahwa panda yang ada di luar Tiongkok meskipun lahir di Indonesia akan kembali ke Tiongkok setelah masa kerja sama berakhir. 

Untuk saat ini masa kontraknya adalah 10 tahun dan dapat diperpanjang kembali sesuai kesepakatan. Ke depannya untuk dapat diperlihatkan kepada umum, bayi panda Rio harus berusia sekitar 100 hari seiring dengan perkembangan fungsi penglihatan dan pendengarannya. 

Sampai sekarang kondisi bayi panda Rio dengan bobot 1.890 gram ini masih bergantung sepenuhnya pada induknya karena mata dan telinganya belum berfungsi. (RBS)
×
Berita Terbaru Update