Notification

×

Iklan

Iklan

DBS Treasures Private Client Rangkul Nasabah dan Penerus

Rabu, 23 Juli 2025 | 14:57 WIB Last Updated 2025-07-23T07:57:14Z
Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom (kanan), Prof. Rheinald Kasali, dan Head of Segmentation, Liabilities (tengah), and Secured Lending PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana. berbincang usai diskusi.

Jakarta, Internationalmedia.id - Populasi high-net-worth-individuals (HNWI) di Indonesia terus meningkat berdasarkan data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yaitu jumlah rekening dengan simpanan di atas Rp 5 miliar pada Mei 2025 naik 3,56 persen dibandingkan dengan Mei 2024, dengan nominal simpanan naik 4,38 persen. 

Kekayaan tersebut akan beralih dari generasi pendiri ke generasi berikutnya, yang tidak hanya menuntut kesiapan finansial, tetapi juga kesiapan wawasan dan visi jangka panjang. 

Menjawab tantangan ini, Bank DBS Indonesia melalui private banking DBS Treasures Private Client hadir mendukung generasi pertama dan generasi penerus agar tangguh perluas ekspansi berkelanjutan, dengan sebuah diskusi menghadirkan : Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom, Head of Segmentation, Liabilities, and Secured Lending PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana, dan Guru Besar FEB UI/Founder Rumah Perubahan Prof. Rheinald Kasali. 

“Memasuki tahun ketujuh, DBS Treasures Private Client berkomitmen untuk menjadi mitra tepercaya lintas generasi, agar nasabah dan penerus mereka dapat tangguh perluas ekspansi berkelanjutan. 

Kami lakukan melalui tiga pilar utama, yaitu keahlian global dengan perspektif Asia, dialog ahli didukung koneksi strategis, dan jaringan se-Asia dengan keistimewaan menyeluruh,” ujar Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom, seperti keterangan tertulis yang diterima Rabu(23/7).

Sementara  Head of Segmentation, Liabilities, and Secured Lending PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana, menyampaikan bahwa “Pilar kedua, yakni dialog ahli didukung koneksi strategis, terutama menjadi fokus baru kita, karena expert discussion menjadi sarana yang tepat untuk mendalami insight terkini, seiring membangun koneksi strategis untuk ekspansi kini dan di masa depan. Kami mengadakan Monthly & Annual Market Update,” ujarnya.

Menurut Natalina Syabana, Untuk merangkul nasabah dan generasi penerus tersebut, DBS Expert Connection siap menghubungkan nasabah ke para pakar industri dan pemimpin bisnis di berbagai negara. Sementara DBS NextGen Excursion mendukung persiapan para generasi penerus dalam memperluas wawasan, eksplorasi karir, seiring networking dengan top expert dan future leaders lainnya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia sekaligus Founder Rumah Perubahan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. memaparkan “Semua dunia sedang berpaling ke Tiongkok yang sukses mendisrupsi dunia dengan konsep ‘factory of the world’. Perusahaan-perusahaan Indonesia hanya punya dua pilihan: bersaing atau berkolaborasi dengan factory of the world itu. Intinya, menjadi inovatif sekaligus efisien, ungkap Rheinald Kasali.

Rheinald Kasali pun menambahkan, setiap generasi menghadapi challenges yang berbeda. Generasi baru saat ini menghadapi business landscape yang disruptif dan dituntut memperbaharui masa depan perusahaan yang dirintis generasi sebelumnya.Dan  Corporate networking and personal networking menjadi penentu. (RBS)

×
Berita Terbaru Update