Notification

×

Iklan

Iklan

Pospay Garap Remitansi PMI di Malaysia Senilai Rp 9, 25 Triliun

Sabtu, 23 Maret 2024 | 19:46 WIB Last Updated 2024-03-23T12:58:47Z

Direktur Bisnis Jasa Kauangan Pos Indonesia(Persero), Haris 

Bandung.Internationalmedia.id.- Pos Indonesia(Persero)lewat layanan Pospay akan garap remitansi (layanan jasa pengiriman uang di luar negeri maupun sebaliknya) dari 1,6 juta Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia yang mencapai US$ 638,35 atau senilai Rp 9,25 triliun.

Menurut data dari Bank Indonesia (2022) terdapat 1,6 juta Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di Malaysia. Pekerja Migran Indonesia merupakan pejuang devisa negara yang mampu menyumbangkan ratusan triliun rupiah untuk perekonomian Indonesia tiap tahun. 

Nilai remitansi dari PMI di Malaysia pada 2022 mencapai US$ 638,35 atau kurang lebih senilai Rp 9,25 triliun, yang menduduki posisi kedua berdasarkan data dari Bank Indonesia.

Tingginya kebutuhan remitansi PMI di Malaysia ke Indonesia kemudian mendorong PT Pos Indonesia (Persero) untuk turut andil dalam memberikan kemudahan bagi mereka dalam melakukan transaksi remitansi. 

Sehingga PT Pos Indonesia (Persero) di tanggal 15 Maret 2024 telah mengumumkan kolaborasinya dengan mitra resmi layanan pengiriman uang di Malaysia, Neurogine Sdn Bhd. 

Direktur Bisnis Jasa Kauangan Pos Indonesia, Haris menyebutkan sinergi yang dilakukan antara kedua belah pihak ini menjadi sebuah perwujudan dalam memberi kemudahan bagi PMI di Malaysia untuk mengirimkan uang ke Indonesia dengan cara yang lebih mudah, murah, dan aman.

Layanan remitansi yang dibutuhkan PMI ini kemudian semakin didukung dengan kehadiran aplikasi Pospay yang dimiliki oleh PT Pos Indonesia. 

Pospay mampu mempermudah pengiriman uang dari berbagai bank Malaysia, langsung hingga ke tangan keluarga di Indonesia. 

Pospay juga mampu memberikan layanan lain selain pengiriman uang, misalnya saja melalui fitur multi-payment, para PMI dapat secara praktis melakukan pembayaran berbagai tagihan, mulai dari tagihan listrik, air, telepon, hingga tagihan kredit multifinance. 

Sehingga kendala jarak dan waktu yang seringkali dihadapi oleh para pekerja migran dapat diatasi dengan kehadiran Pospay di tengah-tengah mereka.

Pria kelahiran Medan, 21 November 1967, Alumnus Universitas Sumatera Utara (1998) kemudian masuk DIKTIPOS (1991), STIA LPPN Padang, dan menyelesaikan program Magister Manajemen di Universitas Sumatera Utara (2012) menyebutkan,
Pospay sebagai salah satu layanan unggulan yang dimiliki PT Pos Indonesia tidak hanya menawarkan kemudahan bagi penggunannya. 

Pospay juga berupaya untuk memahami betapa pentingnya setiap rupiah yang dimiliki setiap pelanggan.

Menawarkan jasa secara ekonomis, namun tetap mengedepankan kepercayaan dan keamanan bagi pengguna. 

PT Pos Indonesia dan Neurogine Sdn Bhd bertekad untuk memberikan layanan yang cepat dan mudah bagi para pejuang PMI dalam menyampaikan tali kasih dalam bentuk rupiah hingga ke seluruh pelosok Indonesia, kata Haris yang telah mengabdi selama 31 tahun di PT Pos Indonesia (Persero).(Ter)
 
×
Berita Terbaru Update