Notification

×

Iklan

Iklan

Sandiaga Uno Mengajak Pelaku Usaha Wisata Ubah Wisata "Rohali" jadi Wisata "Rojali"

Rabu, 19 Juli 2023 | 22:02 WIB Last Updated 2023-07-19T15:02:31Z
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno bersama Bupati Toba, Poltak Sitorus

Balige.Internationalmedia.id.-Direktorat Infrastruktur Ekonomi Kreatif Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Workshop Kata Kreatif di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Balige , Kabupaten Toba,Rabu (19/7/2023).

Dalam workshop tersebut, Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi mengumpulkan ratusan seniman dan pelaku UMKM lainnya seperti pelaku usaha kopi, fashion dan kuliner untuk mendapat pelatihan dan sharing informasi untuk peningkatan usaha yang mereka geluti. Berbagai hal yang disampaikan adalah pembuatan kemasan yang menarik hingga cara penggunaan media sosial media promosi. 

Pada kesempatan itu, turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno yang disambut langsung oleh Bupati Toba, Poltak Sitorus. 

Dihadapan ratusan pelaku UMKM, Sandiaga Uno menyatakan bahwa Kabupaten Toba merupakan Kabupaten ke-20 dari 35 Kabupaten/Kota yang akan mengikuti program workshop tersebut. Ini adalah kota ke -20 dari 35 kota yang telah mengikuti program peningkatan ekosistem ekonomi kreatif kita. 

Komitmen dan konsistensi kita, karena ini adalah super prioritas. Karena  itu kita ingin dorong, bukan hanya wisata alam yang begitu indah tapi juga bagaimana produk-produk ekonomi kreatif yang telah hadir di sini dirangkaikan dengan desa-desa wisata yang telah ada di Kabupaten Toba untuk masuk ke dalam ekosistem ekonomi kreatif, ujar Sandiaga Uno.

Dirinya juga mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya yang bergerak di bidang pariwisata agar mengubah wisatan 'Rohali' menjadi wisatan 'Rojali'. Biasanya orang yang berwisata itu masuk ke dalam rombongan yang saya sebut Rohali, yaitu rombongan yang hanya lihat-lihat, rombongan yang  hanya selfi-selfi. Cantik pemandangannya, selfi. 

Sekarang kita harus mengubah mindset bagaimana wisatawan itu masuk menjadi Rojali, rombongan yang jajan-jajan dan beli-beli produk-produk ekonomi kreatif Kabupaten Toba, katanya menyemangati para pelaku UMKM. 

Untuk mendukung perubahan wisatan dari rombongan Rohali menjadi rombongan wisatan Rojali, Sandiaga Uno meminta para pelaku UMKM menerapkan 3 -si, yakni inovasi, adaptasi dan kolaborasi. "Produk-produk ini harus berinovasi dengan kemasan yang bagus. 

Produk-produk bapak-ibu sekalian harus beradaptasi dengan digitalisasi. Sekarang sudah jamannya era digital. Kolaborasi, jangan bersaing sesama pengusaha UMKM tapi kita justru bergandengan tangana lanjut Sandiaga Uno. 

Selain penerapan pola 3 -si, para pelaku UMKM juga harus menerapkan 3G, yakni Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama) dan Gaspol (Garap semua potensi). "Gercep, harus gerak cepat. Jadi kalau punya usaha restoran, hotel harus gerak cepat. Tapi gercep saja tidak bisa, harus juga Geber, gerak bersama. Gerak bersama pemerintah, bersama media dan komunitas. Kemudian harus Gaspol, garap semua potensi yang ada termasuk potensi online," ujarnya lagi. 

Untuk mendukung terwujudnya kebiasaan wisatawan dari Rohali menjadi Rohali, pemerintah juga akan mendukung melalui pembangunan Pusat Kreasi Destinasi Periwisata (PKDP) dengan mekanisme Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 5.754.250.000., yang akan mulai dibangun pada 21 Juli mendatang di Desa Tambunan Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. 

"Tahun ini Pak Bupati kita akan rancang. Ini adalah pusat destinasi pariwisata buat kita semua. Ini akan menjadi tempat kalian untuk etalase dan mengankat kreasi dari produk-produk ekonomi kreatif," ujar Sandi menyemangati para pelaku UMKM. 

Usai menyampaikan sambutan, acara selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab antara peserta workshop dengan Sandiaga Uno.  

Sementara Bupati Toba, Poltak Sitorus dalam kesemapatan tersebuit memperkenalkan akronim TOBA dalam konteks pariwisata. "Izin Pak Menteri, jadi saat ini Toba itu saat ini adalah kepanjangan dari Tempat Orang Berwisata Asyik. Nah, Asyik itupun ada kepanjangannya, Pak, yaitu Aman, segar, indah, dan penuh kenangan," ujar Poltak Sitorus memperkenalkan akronim dari Toba. 

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pariwisata menjadi top prioritas dari Pemkab Toba. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Toba dalam mewujudkan Toba sebagai destinasi wisata yang maju dan berkembang adalah dengan mengubah mindset masyarakat dan pemerintah bahwa pariwisata akan menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan. 

"Kami membuat mindset masyarakat ini dan pemerintah Toba ini adalah pariwisata. Jadi top prioritas kita sekarang, kalau pusat itu DPSP (Daerah Pariwisata Super Prioritas), Toba buat pariwisata itu super super prioritas," lanjutnya. 

Dirinya berharap agar kehadiran Sandiaga Uno dapat memberi motivasi dan inspirasi, terlebih bagi para pelaku UMKM yang mengikuti workshop untuk membangun Toba menjadi Tempat Orang Berwisata Asyik. 

"Kami sangat berharap kehadiran bapak saat ini bisa memotivasi kami untuk membangun Toba ini menjadi tempat orang berwisata asyik. 

Harapan kita, teman-teman kita yang ikut workshop ini nanti dapat inspirasi yang baru bagaimana menciptakan produk-produk kreatif," sebutnya. 

Hadir di acara ini Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto,Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Jimmy Bernando Panjaitan serta sejumlah pejabat Kemenparekraf,  Bupati Toba Bapak Poltak Sitorus, Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, Sekdakab Toba Augus Sitorus,dan pejabat lainnya.(MC/Ung)

×
Berita Terbaru Update