Notification

×

Iklan

Iklan

Naskah Kesepakatan Bersama Komponen Pendanaan Pilkada Serentak di Jabar Ditandatangani

Rabu, 21 Juni 2023 | 21:57 WIB Last Updated 2023-06-21T14:57:23Z
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama tentang Komponen Pendanaan Bersama pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak yang dihadiri kepala daerah se-Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (21/6/2023)

Bandung.Internationalmedia.id.-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama tentang Komponen Pendanaan Bersama pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak yang dihadiri kepala daerah se-Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (21/6/2023). 

Dalam acara tersebut, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menuturkan bahwa tujuh dari sembilan komponen dibiayai oleh Pemda Provinsi Jabar. Sedangkan dua komponen lainnya disepakati akan dibiayai oleh Pemda Kabupaten dan Kota. 

"Pilkada ini dibiayai bersama oleh provinsi serta kabupaten dan kota, sehingga kami (Pemda Provinsi Jabar) mengeluarkan lebih Rp 700 miliar. Kemudian, kota dan kabupaten rata-rata ada yang Rp 30, Rp 50, Rp 60 miliar," ucap Kang Emil. 

Kang Emil juga menuturkan, ada tiga ukuran pencapaian dalam Pilkada. Pertama, partisipasi masyarakat mencapai 80 persen. 

Kedua, menjaga track record penyelenggaraan Pilkada yang baik dan kondusif. Sedangkan yang ketiga adalah melahirkan pemimpin yang berkualitas dan amanah. 

"Kita harapkan pemimpin yang berkualitas dan amanah yang membawa Jabar makin baik dari sisi progres pembangunan," tuturnya. (Ter)


Bandung.Internationalmedia.id.-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama tentang Komponen Pendanaan Bersama pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak yang dihadiri kepala daerah se-Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (21/6/2023). 

Dalam acara tersebut, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menuturkan bahwa tujuh dari sembilan komponen dibiayai oleh Pemda Provinsi Jabar. Sedangkan dua komponen lainnya disepakati akan dibiayai oleh Pemda Kabupaten dan Kota. 

"Pilkada ini dibiayai bersama oleh provinsi serta kabupaten dan kota, sehingga kami (Pemda Provinsi Jabar) mengeluarkan lebih Rp 700 miliar. Kemudian, kota dan kabupaten rata-rata ada yang Rp 30, Rp 50, Rp 60 miliar," ucap Kang Emil. 

Kang Emil juga menuturkan, ada tiga ukuran pencapaian dalam Pilkada. Pertama, partisipasi masyarakat mencapai 80 persen. 

Kedua, menjaga track record penyelenggaraan Pilkada yang baik dan kondusif. Sedangkan yang ketiga adalah melahirkan pemimpin yang berkualitas dan amanah. 

"Kita harapkan pemimpin yang berkualitas dan amanah yang membawa Jabar makin baik dari sisi progres pembangunan," tuturnya. (Ter)

×
Berita Terbaru Update