-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Softball Puteri Jawa Barat Optimis Raih Emas di PON XX Papua

Sabtu, 17 Juli 2021 | 7/17/2021 WIB Last Updated 2021-07-17T08:13:54Z

Tim Pemusatan Latihan Daerah Pelatda  Softball Puteri Jawa Barat PON 2021, berfoto di lapangan Lodaya Kota Bandung

Bandung.Internationalmedia.id.-Tim Softball Puteri Jawa Barat, langsung membentuk training centre(TC) di Bandung setelah lolos dari Babak Kualifikasi Cabang Olahraga Softball PON Papua yang digelar di provinsi Banten tahun 2019.

 

Sayangnya tanpa didampingi tim puteranya, karena tidak lolos Babak Kualifikasi.

 

Tim Softball Puteri Jawa Barat lolos Babak Kualifikasi Bersama Tim Papua, Papua Barat, DKI, Jateng, Kalteng, dan Sultra.

 

Berkekuatan 15 atlet Softball Puteri Jawa Barat dengan regulasi pemain di bawah usia 23 th,    masih diperkuat 2 pemain eks PON 2016, meski satu lagi pemain nasional asal Jabar, Syehan "Ceces," atlet Sea Games, Asian Games itu, belum bisa dipastikan tampil tidaknya membela Jabar pada Softball PON XX, kendati Ceces masih terdaftar pada longlist.

 

Benidetus Muni Lahera, S.Pd, pelatih kepala pada tim pelatda Softball Puteri Jawa Barat, Sabtu pagi, 16/7/2021 di Bandung, menuturkan kepada Internasionalmedia.id, Tim asuhannya sudah berkomitmen untuk meraih medali emas PON Papua.

 

Terakhir, Jawa Barat meraih medali emas itu pada PON Palembang 2004, PON berikutnya, yakni di Kaltim 2008 nihil medali emas sampai PON 2016.

 

Optimisme raih emas harus kuat, meskipun program terganggu sejak covid tahun 2020 hingga sekarang.


Semula tim Softball Jabar sempat berakomodasi di UPI, kemudian Rindam III Siliwangi dan sekarang di Hotel dekat Lapangan Lodaya Kota Bandung.

 

Persiapan Jawa Barat mapan, meski terkendala sarana karena PPKM, kata Benidetus yang juga guru pada salah satu SMA di Kota Bandungitu.

 

Dikatakan, target emas Softball Puteri Jawa Barat PON, sangat beralasan dan mendasar. Tim pelatih sudah meng-iventarisir peta kekuatan lawan.

 

Jawa Barat masih level atas bersama tuan rumah PON, sedangkan level II DKI, Papua Barat, Sulawesi Tenggara, level III Jateng, Kalteng. Tolokukur lain yang digunakan Jawa Barat, bahwa pemain under 23 peserta PON merata, dipantau dari kejurnas junior, kata Sonny sapaan akrab Benidetus.

 

Dalam situasi pandemi, target untuk meraih emas PON, tetap menjadi fokus tim Softball Puteri Jawa Barat. Hanya saja Tim Pelatih (Benidetus Muni Lahera, S.Pd , Anggana Budiman, S,Pd dan Anggana Gumelar, M.Pd) perlu dukungan dari pemerintah maupun stake holder olahraga.

 

Hal ini dimaksudkan, agar dalam menjalankan program latihan pada era pandemi ini, Softball mendapat kesempatan terbaik, agar progresnya sesuai dengan program.

 

Dalam masa PPKM saat ini, Softball Jabar melakukan latihan dilantai IV hotel, sesekali curi-curi kesempatan pagi buta di lapangan Lodaya. Hal ini yang membuat miris, jangan sampai program terganggu. Pihaknya minta ketentuan khusus,  meski PPKM Darurat diperpanjang.

 

Saya sudah sampaikan surat ke  Dispora Kota Bandung maupun Provinsi, bahkan KONI Kota Bandung, sampai ke Pak Sekda Jawa Barat.

 

Saya minta ijin dan komunikasi agar lapangan Softball Lodaya bisa digunakan latihan, dengan protokol kesehatan yang ketat.

 

Diminta dibuka hanya khusus untuk cabor ke PON, kalau klub tidak boleh. Jadi saya pakainya jam 06-09 & 15.30-18.00,- katanya.

 

Tim Softball Puteri Jawa Barat PON XX, telah memasuki progres Pra Pertandingan yang seharusnya sarat dengan uji tanding, ada program lawan Bali dan Kota Bandung, seharusna 4-11Juli 2021, gagal.

 

Program uji coba dijadwalkan yang semula 18-25 Juli 2021, melawan Banten, DKI, Papua, Papua Barat, dijadwal ulang awal Agustus 2021,  termasuk try out dengan Jawa Tengah. (PH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update