-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pesilat Jabar PON Mengurung Diri, Tunggu Atlit Papua

Jumat, 16 Juli 2021 | 7/16/2021 WIB Last Updated 2021-07-16T10:45:51Z

Tim Pelatda Pencak Silat Jawa Barat PON XX-PAPUA, berfoto pada aktivitas out door

Bandung.Internationalmedia.id.-Pemusatan latihan daerah Pelatda Pencak Silat Jawa Barat untuk menembus target 5 medali emas pada PON Papua 2021, kini sekitar 20 pesilat dan tim pelatih merasakan dampak pandemi terutama terhadap kebijakan PPMK.

 

Pencak Silat Pelatda Jabar sungguh mampu menerima kenyataan akan situasi selama PPKM terutama harus mengurung diri di padepokan Pencak Silat Jl Pajajaran Bandung, tanpa harus melakukan latihan out door, setelah pada hari-hari biasa berlatih variatif terkadang ada yang dilakoninya  3 sesi dalam sehari.

 

Hal ini dikatakan Ika Lesmana, M.Pd, pelatih Pencak Silat Pelatda Jabar, usai latihan sesi pagi hingga siang, Jum'at 15/7/2021.

 

Pandemi Covid, benar-benar berimbas pada program latihan Pencak Silat, latihan  tetap jalan, hanya saja terbatas. Hari Senin latihan dua kali, Selasa tiga kali, Rabu, satu kali, Kamis tiga kali, Jum'at dua kali dan Sabtu juga satu kali.

 

Sebagaimana biasanya setiap hari Sabtu diadakan game out door, lari jarak jauh, seperti ke Ciumbeuleuit dan lain sebagainya.Mau bagaimana lagi kita harus menerima keadaan, dengan PPKM. Ya kita nggak bisa lagi out door.

 

Dengan kondisi sekarang, kami tim pelatih tetap memberikan semangat terhadap atlet Pencak Silat, bahwasannya tidak ada yang bisa menghalangi atlet untuk menjadi juara, kata Ika Lesmana.

 

Meski faktanya mendapat hambatan karena pandemi, seperti sulit melakukan uji coba dengan luar daerah seperti yang sudah dijadwalkan melawan Pesilat Pelatda Bali dan Papua.

 

Tim Pencak Silat Papua, justru belum bisa masuk Bandung, dan masih tertahan di Jakarta.

 

Sampai sekarang mereka masih tertahan di Jakarta, belum bisa masuk Bandung, karena PPKM ini. Kalau situasi sudah memungkinkan masuk Bandung para atlet tersebut ingin beruji tanding ke Bandung.

 

Menurut Ika Lesmana, jika Papua mendapat ijin ke Bandung, akan diterima dengan catatan batas waktu akhir atau deadline-nya pertengahan Agustus 2021.

 

" Pertengahan Agustus itu, sudah mulai masa recovery dan persiapan khusus, saya tidak mau ambil resiko jika setelah masa itu melakukan uji tanding, kita harus hindari faktor cidera akibat kontak fisik," tegas Ika.

 

Dikatakan, sambil menunggu momentum yang tepat untuk beruji tanding, tim pelatih Pencak silat pelatda Jabar, kini sedang menjajagi program alternatif untuk menggunakan pesilat hasil PORDA 2018, Jabar dalam uji coba ya nanti.(PH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update