-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Panjat Tebing Jabar Geber Teknik, Kejar Target

Senin, 12 Juli 2021 | 7/12/2021 WIB Last Updated 2021-07-12T11:50:32Z

Wall Climbing Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, sarana latihan Tim Pelatda Panjat Tebing Jawa Barat PON 2021

Bandung.Internationalmedia.id.- Setelah menjalani program latihan dalam rangkaian Pemusatan Latihan Daerah Pelatda Panjat Tebing Jawa Barat PON 2021, sudah memasuki pekan kedua Juli 2021, mencapai 70 - 80 %  serta menyisakan efektif 2 bulan hingga tanding pada PON Papua.

 

Khususnya nomor lead dan boulder, ditekankan sebanyak mungkin membuat masalah atau soal, agar dapat mengantisipasi soal pada papan Boulder  Panjat Tebing PON Papua.

 

Hal ini disampaikan Sumaryono, Manajer Tim Pelatda Panjat Tebing Jawa Barat, kepada Internationalmedia.id, siang tadi Senin,12/7/2021, di Bandung.

 

Atlet nomor Boulder oleh tim pelatih agar sebanyak mungkin membuat masalah atau soal. Maksudnya supaya pas nanti di PON, itu akan menemui soal yang seperti sudah dibuat.

 

Semakin banyak atlet lead dan Boulder membuat soal maka akan semakin mudah menyelesaikan masalah saat tanding, kata "Oemar," panggilan akrab Sumaryono.

 

Selain itu pada nomor speed yang dihuni atlet Panjat Tebing andalan Jabar seperti Raharjati asal Kota Bandung, Alpian Zuri Kota Bekasi, M Iqbal Kamran Karawang dan atlet  putri Widia Fujiati, Salsa, Mar'atus Sholeha TP, justru saatnya ditingkatkan tekniknya. Nomor ini harus konsisten dan tidak boleh terkendala. Jika mendapat gangguan, dan berdampak contohnya kecepatannya berkurang, recoverynya memakan waktu lama.

 

Khusus nomor speed praktis harus meningkatkan teknik hingga saatnya PON sehingga atlet ingin tetap berlatih di tower climbing stadion Pakansari Kabupaten Bogo.

 

Ini dikarenakan bila speed itu wallnya harus sama, kemiringannya harus sama, pointnya juga harus sama. Diusahakan jangan sampai vacuum,kata Oemar Sumaryono.

 

Tim Panjat Tebing Jawa Barat PON Papua, ditargetkan mendulang 3 emas oleh Koni Jawa Barat, namun Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia FPTI Jabar dan Tim Pelatda, memprediksi minimal 2 medali emas.

 

Jawa Barat juga harus mewaspadai atlet Panjat dari Jawa Timur, (Fatchur Roji, Rahmad Adi), Jawa Tengah,( Kiromal Katibin juara dunia di AS, Alfian M Fadjri), Bali. Kalimantan Barat (Veddrig Leonardo pemegang rekor dunia di Salt Lake,Utah Amerika Serikat akhir Mei 2021. (PH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update