-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Masyarakat Hongaria akhirnya Kembali Melihat Pertunjukan Seni dan Budaya Indonesia

Rabu, 30 Juni 2021 | 6/30/2021 WIB Last Updated 2021-06-30T03:44:26Z


Jakarta.Internationalmedia.id.-​“Kami rindu akan penampilan eksotisnya Indonesia, makanya kami rela antri masuk gedung pertunjukkannya," ujar salah satu pengunjung yang mengantre masuk ke Ferenc Hopp Museum of Asiatic Art di Budapest (26/06/2021). 

 

Kegiatan 'Indonesian Week' yang dicanangkan oleh KBRI Budapest mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Hongaria khususnya di kota Szeged dan Budapest.

 

Pemerintah Hongaria telah mengijinkan kegiatan pentas baik di dalam maupun di luar ruangan setelah memberlakukan lockdown dan restriksi pergerakan orang dari November 2020 hingga Mei 2021.

 

Kini bagi mereka yang telah mendapatkan vaksin dan memiliki kartu imunitas bukti vaksin, dibebaskan untuk menikmati berbagai kegiatan masal baik di luar maupun di luar ruangan.

 

Kegiatan 'Indonesian Week' ini merupakan kegiatan pertama yang diijinkan dilangsungkan di kota Szeged, salah satu kota besar di Hongaria, sejak restriksi dibuka.

 

Kegiatan terdiri dari pameran foto pariwisata Indonesia karya Mario Blanco, pertunjukan tari tradisional Indonesia, serta pertunjukan musik gamelan. Sementara itu kegiatan di Budapest juga merupakan kegiatan musim panas pertama yakni 'Night of Museum' dimana Indonesia ikut berpartisipasi lewat tarian dan musik tradisional.

 

“Harapannya, melalui pentas seni dan budaya ini serta pameran foto-foto pariwisata Indonesia, masyarakat Hongaria maupun masyarakat asing lainnya di Hongaria tertarik berkunjung ke Indonesia saat pandemi mereda,” ujar Duta Besar RI untuk Hongaria, Dimas Wahab.

 

Pertunjukan di Kota Szeged

 

Sebanyak 10 foto hasil jepreten Mario Blanco dari hampir seluruh wilayah Indonesia dipamerkan sampai awal bulan Juli 2021. Penampilan Gamelan Jawa asuhan KBRI Budapest di gedung Szent Gyorgy Albert Agora kota Szeged memukau masyarakat Hongaria di kota tersebut.

 

Uniknya, para nayaganya adalah warga Hongaria sendiri yang mendapatkan kesempatan untuk belajar gamelan di Indonesia melalui program Beasiswa Darmasiswa.

 

Sedangkan para penari yang memeriahkan Indonesian Cultural Night tersebut adalah para mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan studinya di University of Szeged.

 

Pertunjukan di Kota Budapest

 

Pada kegiatan 'Night of Museum' di Budapest, para penari dan pemain Rindik Bali juga memberikan pelatihan singkat kepada pengunjung untuk dapat belajar menari tarian Indonesia seperti Tari Merak dan Tari Joged  serta belajar menabuh rindik dan ceng-ceng dari Bali. 

 

Rindik Bali juga dimainkan oleh warga Hongaria alumni Darmasiswa RI begitu pula dengan para penari yang beberapa diantaranya adalah Diaspora Indonesia serta warga Hongaria yang cinta Indonesia.(marpa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update