-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Lho ! Cabor Anggar Belum Pegang Buku Peraturan Mekanisme Pertandingan PON Papua

Rabu, 16 Juni 2021 | 6/16/2021 WIB Last Updated 2021-06-16T04:11:20Z

Christin Timisela, pelatih kepala Pelatda Anggar Jabar PON XX, pimpin latihan di lantai atas GOR Sasakawa Pajajaran Bandung

Bandung.Internationalmedia.id.-Tim Pelatda cabang olahraga(cabor)Anggar Jawa Barat, masih belum menerima buku peraturan mekanisme pertandingan atau Technical Handbook THB cabang olahraga Anggar PON XX - 2021 Papua.

 

Christin Timisela, Pelatih Kepala Cabang Olahraga Anggar Jawa Barat PON XX, ketika dikonfirmasi di gelanggang Anggar Gor Tri Lomba Juang Bandung Selasa, 15/6/2021 petang menyatakan,  idealnya THB itu sudah diterima peserta 1 tahun sebelum pelaksanaan PON Papua  sehinga dapat diketahui bagaimana mekanismenya.

 

"Detail peraturan pertandingan ada dalam THB. Malahan peraturan pertandingan cabor Anggar PON Papua itu, dibahas pada Rapat Anggota Tahunan RAT Ikatan Anggar Seluruh Indonsia(IKASI), yang diselenggarakan secara virtual bulan Maret 2021lalu.

 

Namun hingga sekarang belum tertindak lanjuti dan terkesan belum ada kejelasan bahkan menggantung.

 

Ketika RAT saya dengan Pak Iwan Kartiwan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov IKASI Jabar,ikutserta, kata Christin Timisela yang juga Wakil Sekretaris Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia, IKASI Jawa Barat itu.

 

Meski kondisinya demikian, Anggar Jawa Barat PON Papua, jalan terus dan tetap akan  mengikuti  seperti apa mekanisme pertandingan pada saat PON digelar di Meraoke Papua.

 

Dikatakan, Jawa Barat bukannya tidak memikirkan soal mekanisme pertandingan yang belum jelas tersirat bahkan tersurat. Sekarang Tim Pelatda Anggar Jawa Barat, energinya fokus untuk menghadapi PON Papua.

 

Jabar sudah masuk masa persiapan khusus, pemeliharaan hingga pemolesan speed and power.Selain itu kita harus mampu meminimalisir jika ada gangguan non teknis,tambahnya.

 

Mengenai keterlambatan THB itukan wewenangnya PB IKASI maupun Pengurus Besar PON XX Cabor Anggar. Khususnya pelatda Anggar Jabar, mempercayai Ketua Pengprov IKASI Jabar,  Hj Asyanti Rozana Thalib, SE. dan Koni Jawa Barat (Bidang Organisasi) yang mengurusnya.

 

Pada sisilain Christin Timisela sang penyandang gelar juara (emas) nomor floret Sea Game sejak 1987 - 2001, menandaskan, cabor Anggar yang ditanganinya diminta KONI Jabar, meraih 4 emas di PON XX Papua.

 

Pelatda Anggar Jabar tersentralisasi sejak Januari 2020, semula dibebani 2 emas oleh Koni Jabar, kemudian karena Anggar juga berlatih serta ujitanding di Korea bulan Juli - September 2021, Satuan Pelaksana Latihan Satlak Koni Jabar menginginkan tambahan 2 emas sehingga Anggar Jabar ditarget 4 medali emas.

 

Tetapi Tim ingin amankan minimal 2 emas. Ketika PON XIX - 2016 di Jawa Barat, kita juara umum dengan 5 emas, sebelumnya, PON 2012 Riau 1 emas, PON 2004 Sumsel 2 emas. Jujur anak anak sudah rindu tanding, katanya.

 

Rival Anggar Jabar pada PON Papua, nomor Floret putri (Riau), Sable, Degen putri (Kaltim) bagian putranya(Jateng), Floret putra (Aceh, DKI).

 

Kekuatan Cabor Anggar Jawa Barat PON Papua: 17 atlet terdiri 8 putra ( Sable 3, Degen 3, Floret 2) Bagian putri 9 atlet ( Sable 3, Degen 3, Floret 3).

 

Tim Pelatih:

1. Christin Timisela (pelatih kepala)

2. Ferdian Triagi (pelatih Degen)

3. Benyamin "Glend" Purawinata (pelatih Sable)

4. Yosep Rustendi (pelatih Degen)

5. Teten Aliguna (pelatih Sable).(PH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update