-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jika Gagal Try Out, Biliar Jawa Barat Akan Gelar Turnamen

Selasa, 08 Juni 2021 | 6/08/2021 WIB Last Updated 2021-06-08T05:18:43Z

Musdy Saefudin berdiri paling kanan selaku pelatih kepala pelatda biliar Jawa Barat, bersama Achmad Saefudin Ketua Koni Jabar (kemeja batik), Ketua Pengprov POBSI Jabar Ir, Rudi Rudolf Kadarisman (berjas hitam tengah).

Bandung.Internationalmedia.id.-Kendati masih diselimuti covid 19 yang kemungkinan bisa mengancam program try out cabang biliar pelatda Jawa Barat dalam menghadapi PON Papua, yang pasti negara di kawasan Asean yang memiliki eksistensi biliar sudah menjadi rujukan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI Jabar).

 

Hal itu ditegaskan Musdy Saefudin pelatih kepala pelatda biliar Jawa Barat, di Sekretariat Pengprov POBSI Jabar Jl Pajajaran Bandung, Senin, (7/6/2021) petang.

 

"Gangguan try out bisa saja terjadi sebelum pandemi covid 19 benar-benar sirna. Karena bisa saja tiba tiba negara yang sudah diagendakan untuk latih tanding itu tidak menerima dengan alasan covid seperti Singapura yang melakukan lockdown. Hal hal seperti itu yang bisa menggagalkan try out." tandas Musdy Saefudin.

 

Satu satunya alternatif jika program try out terkendala hingga gagal, biliar Jawa Barat akan menyelenggarakan turnamen dengan mengundang daerah atau provinsi peserta cabang biliar PON dan  pebiliar non PON untuk berlaga di Bandung. Banyak keuntungan jika menggelar turnamen, selain memantau kemampuan lawan juga membangun mental atlet.

 

"Pelatda sudah mengagendakan turnamen sekitar bulan Juli atau Agustus 2021. Mudah mudahan try out ke Philipina, Thailand dan Vietnam atau Malaysia tetap terlakasana seperti yang sudah dijadwalkan pada Juli Agustus mendatang," ujar Musdy.

 

Terkait try out, maka untuk memudahkan komunikasi dan mengetahui situasi dibeberapa negara kawasan asean yang akan dikunjungi untuk latih tanding biliar Jabar, menurut Musdy, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI).

 

"Proses surat menyurat untuk koordinasi baru akan kami lakukan sekitar pertengahan bulan Juni 2021, atau sekitar 2 minggu menjelang waktu try out." Kata Musdy.

 

Musdy juga menambahkan, optimisme berangkat try out harus tetap tinggi, apalagi di Philipina atlet Jabar bisa saja bertanding melawan mantan juara dunia biliar yakni Alex Pagulayan bahkan  Carlo Biado.

 

Planing try out, divisi atau nomor pool ke Philipina,  snooker ke Malaysia atau Thailand, nomor carom ke Vietnam. Ditegaskan Musdy jika di Indonesia nomor snooker dan carom minim turnamen tetapi di Thailand atau Vietnam banyak kejuaraannya.

 

Sementara tim pelatda biliar Jawa Barat  PON 2021 yang akan dipertandingkan di Timika Papua, berkekuatan 10 atlet (8pa, 2pi), dengan target 3 emas. Biliar PON memainkan 20 nomor baik pool, carom, snooker.

 

Atlet biliar Jawa Barat antara lain, Fahmi, Muhamad Zulfikri, Mohamad BW Simanjuntak, Irsal Nasution (divisi pool). Batara Marpaung, Herowanto (divisi carom). Dendi Kristianto dengan Irwantol Sitepu.

 

Dua pebiliar putri PON untuk Jabar, hanya pada divisi pool, Amanda Rahayu dengan Anita Kanjaya.(PH).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update