-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Daerah Kelimpungan, Jadwal Piala Thomas & Uber 2021 Bentrok dengan PON XX Papua

Selasa, 29 Juni 2021 | 6/29/2021 WIB Last Updated 2021-06-29T11:17:41Z

Prof, Herman Subarjah, Wakil Ketua 1 Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis  Seluruh Indonesia, Pengprov PBSI Jawa Barat, membidangi pembinaan dan prestasi

Bandung.Internationalmedia.id.-Perhelatan Piala Thomas dan Uber 2021 yang akan digelart di Jerman ( 9-17/10/2021), waktunya bersamaan dengan multi event Pekan Olahraga Nasional(PON) XX Papua.

 

Cabang Olahraga Bulutangkis PON 2021 di Jayapura pada tanggal 5-14/10/2021.

 

Surat yang diterima Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, PP PBSI dari World Badminton Federation WBF, dan diinformasikan ke Pengurus Provinsi PBSI temasuk PBSI Jabar, membuat Jabar segera menganalisanya. Apalagi sebelum Thomas & Uber, akan diawali kejuaraan internasional bulutangkis Piala Sudirman pada 26/9 - 3/10/2021.

 

Prof, Herman Subarjah, Wakil Ketua I Bidang Pembinaan dan Prestasi, Pengprov PBSI Jawa Barat, ketika dikonfirmasi mengenai kalender event bulutangkis internasional itu, pagi tadi diruang Sekretariat Pengprov PBSI Jabar, Jl Pajajaran No 37A Bandung menuturkan. Pihaknya menyikapi serius, terutama Piala Thomas & Uber membawa nama baik negara dan bangsa sehingga event itu harus diutamakan.

 

"Thomas dan Uber itu tahta tertinggi kejuaraan bulutangkis dimuka bumi, namun Piala Sudirman yang saya belum dapat informasi dimana akan digelar, juga kalender internasional yang sama memiliki gengsi perbulutangkisan dunia.

 

Khususnya Thomas dan Uber, bagi atlet bulutangkis pelatnas yang terpilih jelas harus tanding pada kejuaraan itu. Cuma masalahnya pasti ada daerah peserta PON yang atlet bulutangkisnya tidak bisa tanding di PON 2021. Seperti Jabar, DKI, Jateng dan Banten, mungkin juga ada yang dari Jatim bahkan Papua," tandas Prof Herman Subarjah.

 

Dengan jadwal bulutangkis internasional itu, Jabar sedang menunggu apakah longlist PP PBSI dan PB PON yang memuat nama nama atlet bulutangkis yang sudah ditetapkan tanding pada PON XX sejak 2019 itu bisa berubah atau seperti apa.

 

"Jika PP PBSI maupun Pengurus Besar PB PON Cabor Bulutangkis merubah atau menetapkan, pasti ada plus minusnya. Contoh, dibagian putri Jawa Barat, Gregoria Mariska Tanjung bisa dipastikan memperkuat Uber Indonesia, artinya hilang emas nomor tunggal putrinya, karena Gregoria pemain kunci.

 

Sama halnya dengan tunggal putri DKI Roseli. Belum lagi dibagian putranya semisal DKI pasti kehilangan Jonathan Christy "Jojo" andalan tunggal putranya belum lagi ada Ciko dari Papua yang berpotensi ikut Thomas.

 

Dengan keadaan seperti itu, hal positifnya Jawa Barat pada PON, jelas bergeser ke beregu putra dan tunggal putra peluaang emasnya," tambahnya.

 

Dikatakan, pemain pelatda bulutangkis Jawa Barat yang dipelatnas sekitar 9 atlet. Peta persaingan pada PON dengan berbarengan ya Thomas&Uber kontra PON, menjadi ramai.

 

Peneropongan Prof Herman Subarjah, Jabar tetap targetkan 2 emas, kalau semula beregu pi dan tunggal pi, sekarang terbuka peluang beregu pa dan tunggal pa. Artinya pada PON 2021 di GOR Waringin Jayapura, peluang terbuka dan pertandingan semakin ramai.

 

" Jawa Barat dibagian putra ada Panji Ahmad Maulana eks pelatnas dan juara Austria Open Mei 2021, selain itu Jabar juga masih menyimpan Saifi Riska Nurhidayah dibagian putrinya.

 

Rival sengit Jabar pada PON, DKI, dan Jateng. Untuk kepentingan negara dan bangsa jelas DKI harus merelakan Jonathan, Roseli maupun Apriani, kalau Jatim, masih bisa andalkan tunggal putra Gacra Pialang kelahiran Situbondo Jatim, DKI kemungkinan ada Karono untuk PON," papar Profesor Herman S.

 

Terkait kalender event bulutangkis internasional dengan nasional (Piala Sudirman, Thomas & Uber dan PON XX), Pengprov PBSI Jawa Barat akan segera menyikapinya dengan cermat.

 

Sementara dari sejumlah atlet bulutangkis Pelatda Jawa Barat yang juga penghuni pelatnas, ada beberapa pemain dikonsentrasikan berlatih untuk PON, seperti Abbyu Fauzan Majid dengan Tania Octaviani Kusuma di klub Mutiara Kota Cimahi, Panji Ahmad Maulana di Klub Chandra Wijaya Tanggerang Selatan, Banten.(PH)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update