-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tujuan Perlintasan Mudik, Kota Cirebon Zona Merah

Senin, 24 Mei 2021 | 5/24/2021 WIB Last Updated 2021-05-24T14:31:12Z

Kota Cirebon

Bandung.Internationalmedia.id.-Dalam rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(Forkopimda), Senin(24/5/2021),Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta agar semua berfokus pada penanganan COVID-19 di Kota Cirebon.

 

Pasalnya minggu ini Kota Udang menjadi satu-satunya daerah zona merah di Jabar.

 

“Jadi kita akan fokus seminggu ke depan di Kota Cirebon. Karena kita duga Kota Cirebon menjadi tujuan perlintasan mudik, dan juga memang destinasi pariwisata. Jadi kita akan melakukan proses pergerakan untuk memastikan Kota Cirebon kembali tidak merah,” tegasnya.

 

Sementara itu dilaporkan, tingkat kedisiplinan prokes warga selama lebaran menurun ke angka 76 persen tapi saat ini kembali meningkat di atas angka 80 persen. “Hari ini dilaporkan kedisiplinan masker, jaga jarak naik lagi diatas 83-85 persen,” sebutnya.

 

“Mudah-mudahan kedisiplinan warga bisa dipertahankan dan ekonomi terus berjalan, walaupun banyak ketidaknyamanan seperti yang kita lakukan sekarang,” tambahnya.

 

Di sis lain, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) per minggu ini mengalami kenaikan menjadi 31,76 persen. Sedangkan angka kesembuhan juga terus meningkat selama empat pekan terakhir sebesar 89,13 persen.

 

Perihal vaksinasi, Jabar saat ini masih fokus lansia sebelum dilanjut vajsinasi tahap ketiga masyarakat rentan secara geospasial serta sosial ekonomi.

 

“Vaksinasi kita fokus buat lansia. Saya apresiasi Kota Bandung. Penyuntikan vaksinasi lansianya sudah di atas 30 persen. Menandakan ini menjadi contoh karena memang Jabar itu penduduknya sangat besar,” ucapnya.

 

“Jadi kalau membahas Jabar pakai persentase, memang agak repot. Tapi berdasarkan jumlah aslinya kita sudah mendekati empat juta orang yang berhasil divaksinasi,” katanya.

 

Total, cakupan vaksinasi Jabar dari tahap pertama dan kedua saat ini sudah mencapai angka 3.470.945 dosis  atau 66,08% dari total distribusi vaksin.(mar) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update