-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Bikin Malu Sumut, Gubernur Lantik 8 Kepala Daerah

Senin, 26 April 2021 | 4/26/2021 WIB Last Updated 2021-04-26T07:13:07Z

Gubsu sedang menyampaikan ucapan selamat kepada para Kepala Daerah yang dilantik(Foto:Diskominfo Kab Samosir)

Medan.Internationalmedia.id.-Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi, 
atas nama Presiden Republik Indonesia melantik 8 Kepala Daerah hasil Pilkada 2020, di Kantor Gubsu lantai 2, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (26/4/2021).

 

Adapun pelantikan ini berdasarkan pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.12-354 tanggal 23 April 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak di Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara.

 

Gubernur Sumatera, Utara Edy Rahmayadi menyampaikan, agar Bupati dan Wakil Bupati yang sudah dilantik dapat merangkul semua elemen masyarakat pasca proses demokrasi.

 

Dan selaku tataran kebijakan di kabupaten/kota, kepala daerah harus turun ke lapangan untuk mengontrol dan memastikan setiap kebijakan berjalan dengan baik.

 

Gubernur Edy juga menekankan pentingnya loyalitas, esprit de corps dan bisa bekerja sama. Setiap pimpinan daerah yang telah dilantik dapat mampu menyusun visi dan misi, yang selaras dengan visi dan misi pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

 

Gubernur Edy berpesan agar kepala daerah yang sudah dilantik untuk menghindari tiga hal berikut, yaitu: "jangan memperkaya orang lain, jangan memperkaya diri atau menerima suap, dan yang terakhir jangan mengambil yang bukan hak anda atau merugikan negara."


"Jangan bikin malu Sumatera Utara, ini yang perlu kita jaga bersama. Mari rangkul semuanya, berikan yang terbaik, kita jadikan Sumatera Utara bermartabat" kata Gubernur mengakhiri.

 

Dia juga menyampaikan kepada kepala daerah yang dilantik, bahwa ia bersama Wakil Gubernur, Musa Rajekshah tidak akan melakukan bagi-bagi roti kepada Bupati dan Wali Kota.

 

Sebab menurutnya, selama ini banyak lontaran dari sejumlah kepala daerah yang menyampaikan bahwa tidak ada bantuan dari Gubernur.

 

“Penyaluran APBD kepada setiap kab/kota tidak akan dilakukan dengan begitu saja, tanpa ada usulan dari Bupati/Wali Kota. Diawal sudah saya katakan anda tidak menganut top down, tapi kita menganut bottom-up, yang tau di daerah anda adalah Bupati/Wali Kota dan jajarannya. Butuh apa di daerah, koordinasikan,” ujarnya.

 

Selain itu, Edy mengingatkan, istri dari setiap kepala daerah agar ikut mengingatkan para suaminya. Dan juga tidak banyak meminta kepada suaminya.

 

“Ibu-ibunya jangan ganggu bapaknya yang tidak benar. Jaga baik-baik bapaknya,” pungkasnya.

 

Adapun kepala daerah di Sumut yang dilantik yaitu:

 

Wakil Wali Kota Binjai: Amir Hamzah (Wali Kota Binjai terpilih Juliadi meninggal dunia sebelum dilantik)

 

Wali Kota Gunung sitoli: Lakhomizaro Zebua

Wakil Wali Kota Gunung Sitoli: Sowa’a Laoli

 

Bupati Simalungun: Radiapoh H Sinaga

Wakil Bupati Simalungun: Zonni Waldy

 

Bupati Samosir: Vandiko Timotius Gultom

Wakil Bupati Samosir: Martua Sitanggang

 

Bupati Karo: Cory Sebayang

Wakil Bupati Karo: Theopilus Ginting

 

Bupati Nias Utara: Amizaro Waruwu

Wakil Bupati Nias Utara: Yusman Zega

 

Bupati Nias Selatan: Hilarius Duha

Wakil Bupati Nias Selatan: Firman Giawa

 

Bupati Nias Barat: Khenoki Waruwu

Wakil Bupati Nias Barat: Era Era Hia.(Ter)

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update