-->

Notification

×

Iklan

Iklan

1.600 Dosen dan Tenaga Pendidik IPB Jalani Vaksinasi COVID-19

Senin, 08 Maret 2021 | 3/08/2021 WIB Last Updated 2021-03-08T10:49:59Z

Dosen dan Tenaga Pendidik IPB menjalani penyuntikan Vaksin Covid-19

Kota Bogor.Internationalmedia.id.-Sebanyak 1.600 dosen dan tenaga pendidik Institut Pertanian Bogor (IPB) menjalani penyuntikan vaksin COVID-19 dosis pertama di Kampus IPB, Kota Bogor, Senin (8/3/2021).

 

Rektor IPB Arif Satria mengatakan bahwa 1.600 dosen dan tenaga pendidik yang menjalani vaksinasi COVID-19 merupakan warga yang berdomisili di Kota Bogor. Vaksinasi berlangsung dari pukul 08:00 WIB.

 

"Jumlah yang divaksin hari ini 1.600 orang merupakan dosen dan tenaga pendidik yang berdomisili di Kota Bogor," kata Arif.

 

Saat ini, total dosen di IPB mencapai 1.200 orang. Sementara tenaga pendidik mencapai 2.500 orang. Arif berharap semua dosen dan tenaga pendidik IPB dapat segera menjalani vaksinasi COVID-19.

         

"Kami harapkan jumlah ini bisa dimaksimalkan sehingga kita bisa mendukung untuk kebutuhan kuliah tatap muka mulai September. Kami juga berharap agar mahasiswa bisa segera divaksin karena akan membuat kuliah tatap muka berjalan baik," tuturnya.

 

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil turut menyaksikan vaksinasi sekaligus memberikan sambutan via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung.

 

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menyambut baik vaksinasi COVID-19 tersebut. Ia pun berharap kegiatan tersebut menjadi pembuka vaksinasi bagi dosen dan tenaga pendidik.

 

"Saya menyambut baik vaksinasi ini, semoga menjadi pembuka rutinitas vaksinasi," kata Kang Emil.

 

Kang Emil menuturkan, jika penyuntikan vaksin hanya berlangsung di Puskesmas dan fasyankes, maka vaksinasi COVID-19 akan selesai dalam waktu yang lama. Gedung-gedung serba guna dibutuhkan untuk mempercepat vaksinasi COVID-19, seperti gedung di perguruan tinggi.

 

"Maka kalau mau berhasil vaksinasi perbanyak gedung-gedung besar yang kita sebut sentra vaksinasi (tempat pelayanan vaksinasi)," ucapnya.(mar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update