-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dicari Dunia, Kopi Taput Miliki Cita Rasa Spesial

Selasa, 29 September 2020 | 9/29/2020 WIB Last Updated 2020-09-29T06:33:51Z

Bupati Taput, Drs Nikson Nababan, MSi

Tarutung.Internationalmedia.id.- Tim Pemeriksaan Substantif dari Direktorat Jenderal Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI bersama Tim dari Kementerian Kordinator Bidang  Maritim dan Investasi, diterima, di Sopo Rakyat Kanopi Rumah Dinas Bupati Taput, Senin (28/09).

 

Kehadiran Tim ini untuk menindaklanjuti  atas  permohonan Bupati Taput untuk tahapan Indikasi Geografis (IG) dalam menerbitkan Sertifikasi Kopi Arabika Taput.

 

Selangkah lagi, dengan memiliki Sertifikasi IG Pemkab akan lebih mudah memasarkan kopi Arabika Tapanuli Utara ke pasar internasional. “Kopi kita akan lebih dikenal di pasar internasional karena memang kopi kita memiliki cita rasa spesial yang dicari penggemar kopi secara dunia," kata Bupati mengawali pertemuan tersebut.

Menurut Bupati, untuk produk Indikasi Geografis “Kopi Arabika Tapanuli Utara” sudah memenuhi syarat untuk dapat dilakukan pemeriksaan Substantif.

 

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si didampingi Kadis Pertanian Sey Pasaribu, Kadis Koperasi Marco Panggabean, Kadis Perindag Gibson Siregar dan Kadis Pariwisata Binhot Aritonang.

 

Dengan sertifikat ini, kopi dari Taput akan dilirik pasar dunia, harga akan meningkat dan perekonomian masyarakat juga akan meningkat. Satu hal yang perludiingat petani kopi, kualitas harus tetap dipertahankan mulai dari proses awal hingga mengeringkan kopi.

 

Data dari BPS setempat mengungkapkan luas kebun kopi di Tapanuli Utara adalah 14.934,50 Ha dengan hasil 9755,25 ton per tahun.


Kedatangan tim adalah untuk menindaklanjuti permohonan pendaftaran Indikasi Geografis Bupati Taput yang diajukan pada tanggal 29 November 2019, dengan Nomor Agenda: E-IG.00.2019.000010.

 

Kopi Arabika Tapanuli Utara


Adapun tim yang turun dari Kemenhumkam ( Tim Ahli) pemeriksa substantive kopi Arabika tapanuli utara Erbita, Kepala Subdit Indikasi Geografiis, Surip Mawardi Rizki.

 

Sementara Tim dari Kementerian Kordinator Maritim dan Investasi, yakni Ervan Susilowati, Kepala Bidang Penyelesaian Sengketa Kekayaan Intelektual Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi,  Dwi Novria Ambarwati dan Aji Sunarya.

 

Tim didampingi langsung oleh Rimma Simbolon selaku Ketua MPIG- KATU (Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis- Kopi Arabika Tapanuli Utara) dan pengurus lainnya Hotman Sianturi selaku  sekretaris, Lenny purba selaku bendahara.  Juga pengusaha Kopi Joko dari Siborongborong.(Ung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update