Notification

×

Iklan

Iklan

Ya Ampun ! Di Masa Pandemi Virus Corona, Warga Tinggalkan Jakarta, Jalur Lembang Padat

Jumat, 31 Juli 2020 | 17:45 WIB Last Updated 2020-07-31T10:46:09Z
Kemacetan di sekitar Lembang, Bandung.

Bandung.Internationalmedia.id.- Di masa pandemi Covid-19 (virus corona, PT Jasa Marga (Persero) mengungkapkan ada 192.103 kendaraan keluar Jakarta sepanjang H-1 Iduladha atau Kamis (30/7/2020). Kendaraan milik pribadi yang mendominasi tersebut meninggalkan Jakarta melalui arah timur, barat, dan selatan.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mencatat volume lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta naik 56,1 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Sementara itu terkait dengan distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah sebanyak 57,5% persen kendaraan keluar dari arah Timur, 21,0% keluar dari arah Barat dan 21,5% lainnya keluar dari arah Selatan.

Lalu lintas meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Dari arah Timur, sebanyak 62.185 kendaraan keluar dari gerbang tol Cikampek Utama 1, dan 48.251 kendaraan keluar melalui gerbang tol Kalihurip Utama 1. Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang sebanyak 40.398 kendaraan.

Sementara dari arah selatan, jumlah kendaraan meninggalkan Jakarta sebanyak 41.269 melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi. Heru mengimbau pengguna jalan tol agar menghindari jam-jam puncak arus lalu lintas dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta, salah satunya dengan menghindari waktu puncak arus balik pada hari Minggu agar terhindar dari kepadatan," ucapnya

Dilansir dari NTMCPolri, Hari H libur Idul Adha, arus lalu lintas di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, volume kendaraan mulai mengalami peningkatan. Kepadatan kendaraan mulai mengular sejak perbatasan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung Barat hingga mencapai ujungnya di area wisata Farm House dan The Great Asia Africa.

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Cimahi Iptu Duddy Iskandar mengatakan peningkatan volume kendaraan diperkirakan mencapai 40 persen. Namun arus lalu lintas di kawasan wisata Lembang masih kategori normal.

“Sudah ada peningkatan volume kendaraan tapi belum signifikan. Paling hanya 40 persen. Masih didominasi oleh kendaraan dari arah Kota Bandung menuju ke Lembang,” ungkap Duddy, Jumat (31/7/2020).

Pihaknya memprediksi kepadatan arus lalu lintas akan terjadi setelah salat Jumat. Tujuannya pun beragam, mulai dari sekadar jalan-jalan maupun bermalam di Lembang hingga hari Ahad nanti.

Puncak kedatangan kendaraan wisatawan ke Lembang setelah Jumatan karena mungkin masih ada yang silaturahmi ke keluarga atau ada yang penyembelihan hewan, jelasnya.

Hingga Ahad nanti, kemungkinan peningkatan volume kendaraan akan mencapai 75 persen. Pengunjung didominasi dari luar kota Bandung dan sekitarnya, seperti Jakarta, Bogor, Karawang, Cianjur, Purwakarta, dan daerah lainnya.

Untuk mengatasi kepadatan, pihaknya sudah menyiapkan cara bertindak (CB) kanalisasi pengalihan arus dan pemberlakuan oneway.

Kalau ada kepadatan dari arah Lembang atau Bandung akan ada CB one way dan kanalisasi pengalihan arus. Kita juga sudah pasang traffic cone, tolo-tolo, dan siapkan water barrier. Personel juga standby di lokasi sambil memantau arus lalu lintas,” tandasnya.(*)



×
Berita Terbaru Update