-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pulih dari Covid-19, Kebiasaan Presiden Brazil Lepas Masker di Depan Umum kembali Terulang

Selasa, 28 Juli 2020 | 7/28/2020 WIB Last Updated 2020-07-28T08:44:18Z
Dalam sebuah screengrab dari sebuah video di halaman Facebook Presiden Jair Bolsonaro, dia menunjukkan tengah menggunakan hydroxychloroquine setelah dinyatakan positif terkena virus coronavirus.*
Jakarta.Internationalmedia.id.- Presiden Brazil Jair Bolsonaro menyatakan telah pulih dari Covid-19. Pada Senin, 27 Juli 2020, ia menyebut virus itu tak berdampak serius pada kesehatannya.

Bolsonaro pun kembali melakukan kebiasannya. Ia bertemu pendukungnya di Brasilia tanpa mengenakan masker.

Sebelumnya, pemimpin sayap kanan itu dinyatakan positif terjangkit virus corona baru pada awal Juli. Bolsonaro pun harus dikarantina di rumahnya.

Namun pada Sabtu, 25 Juli 2020, Bolsonaro mengatakan bahwa hasil tes Covid-19 terakhirnya negatif.

"Saya tidak punya masalah (kesehatan). Bagi orang-orang yang memiliki masalah kesehatan sebelumnya dan dengan usia tertentu, apa pun bisa berbahaya," kata Bolsonaro, Senin, 27 Juli 2020.

Berdiri di luar Istana Alvorada, kediaman resmi presiden Brazil, Bolsonaro melepas maskernya setelah para pendukung meminta agar ia melepasnya sehingga mereka dapat mengambil foto dan berswafoto dengannya.

Awalnya, Bolsonaro mengatakan dia tidak akan melepas maskernya karena itu akan membuat dia muncul "di halaman depan surat kabar besok" jika dia melakukannya.
Namun, Bolsonaro akhirnya melepaskan maskernya untuk waktu singkat untuk menanggapi permintaan para pendukungnya.

Seperti ditulis Antara Brazil mengalami wabah virus corona baru terburuk di dunia setelah Amerika Serikat. Bolsonaro telah dikritik karena meremehkan tingkat keparahan penyakit itu.

Bolsonaro juga tidak berbuat banyak untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Brazil bahkan ketika angka kematian meningkat.

Asosiasi Pers Brazil mengajukan pengaduan pidana terhadap Bolsonaro pada awal Juli karena ia melepas maskernya di hadapan para wartawan tepat saat ia mengumumkan bahwa ia dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Kelompok pers itu menuduh Bolsonaro membahayakan kesehatan mereka yang hadir di konferensi pers.

Pada Senin, 27 Juli 2020, Brazil melaporkan total 2.442.375 kasus infeksi virus corona baru dan 87.618 kematian. Jumlah kasus baru Covid-19 di negara itu mencapai 23.384, sementara ada 614 kematian baru.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update