Notification

×

Iklan

Iklan

Penerapan New Normal Masih Belum Satu Paham

Jumat, 29 Mei 2020 | 14:36 WIB Last Updated 2020-05-30T07:43:06Z

Bandung.Internationalmedia.Id.- Anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady mengatakan rencana penerapan new normal sesungguhnya belum clear masih menyisakan pro kontra. dan belum satu paham

Politisi Partai Gerindra dari Dapil XII Kota Cirebon Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu  ini menjelaskan mengubah kebiasaan hidup bukanlah perkara mudah.

Butuh komitmen kuat untuk melaksanakannya. Komitmen dalam arti sesungguhnya, bukan sekedar komat kamit temen, katanya saat dihubungi via aplikasi whatsapp, Jumat (29/5/2020).

Untuk itu rencana penerapan tatanan new normal masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR). Semua warga masyarakat diharapkan ikut atau taat pada “kehidupan berkebiasaan baru.

“Kita terpaksa menyesuaikan diri dengan gaya hidup baru berprotokol kesehatan,” jelasnya.
Kalau mencuci tangan, kata Daddy Rohanady, bukan hal aneh. Sejak kecil warga Indonesia, sudah ditanamkan kebiasaan cuci tangan.

Yang membedakannya dimasa new normal nanti, kebiasaan cuci tangan itu frekwensi akan menjadi lebih banyak. “Ada sesuatu yang agak baru, yakni “social distancing” yang kemudian dipadankan dengan “jaga jarak”.
“Meskipun pada awalnya masyarakat menolak menjaga jarak, sekarang tidak lagi. Masalahnya orang Indonesia pada umumnya inklusif, sedangkan jaga jarak berkonotasi eksklusif,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan selalu bermasker. Ketentuan tersebut saat ini masih terasa janggal karena selain wajah tak tampak secara utuh, suara pun menjadi kurang jelas ketika bicara.

Pengendalian situasi itu menjadi tugas tambahan buat para petugas di masing-masing lokasi kerumunan, seperti pasar, mall, moda transportasi, terminal, stasiun dan bandara.

“Memang Covid-19 penularannya sangat cepat, sehingga mau tidak mau dan suka tidak suka, kita harus antisipasi. Maka, tidak aneh jika ada yang menjulukinya virus kerumunan,” katanya mengakhiri.(Lys)





×
Berita Terbaru Update